Bogor

Satu Keluarga di Bogor Terjangkit, Jadi Klaster Penularan Positif Covid-19

Oleh: Admin Minggu 26 Jul 2020, 23:26 WIB
ilustrasi wabah virus corona/ shutterstock

KOTA BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Satu keluarga di Kota Bogor dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Dua orang diantaranya meninggal dunia belum lama ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan pihaknya telah melakukan tracing dibantu tim detektif Covid-19, baik yang kontak satu rumah, di rumah sakit semuanya di Swab Test.

“Hasilnya, dari orang serumah ada 5 orang yang terkonfirmasi positif, yaitu istrinya, anaknya, menantunya dan dua cucunya,” katanya Minggu (27/7/2020).

Saat ini kata Sri, jumlah kontak erat yang dilacak ada 97 orang, 95 orang diantaranya sudah di Swab Test dan 2 orang sedang dijadwalkan. Secara keseluruhan sementara ini ada 8 orang yang positif. Dari 8 kasus itu, 5 anggota keluarganya, 1 riwayat kontak erat, dan 2 warga Kabupaten Bogor.

“Dari 95 orang yang sudah di Swab, 56 orang belum keluar hasilnya. Total sementara ada 8 orang positif, 31 negatif,” kata Kadinkes.

Kadinkes menekankan semua pihak untuk menjadi perhatian atas temuan kasus tersebut. Sebab, penularan dalam rumah tangga masuk klaster baru meskipun ini awalnya dari luar daerah.

“Jadi, perlu kejujuran kepada petugas medis apabila memang ada kontak erat dengan yang positif. Ketika tidak jujur maka akan menularkan,” tegasnya.

AYO BACA : Positif Covid-19 Kota Bogor Tembus 250 Kasus

Selain melakukan tracing, baik satu rumah, lingkungan sekitarnya, termasuk di faskes yang pernah kontak, pihaknya sudah melakukan desinfeksi.

“Kepada yang positif langsung kita isolasikan ke rumah sakit. Ini salah satu upaya kita memutus mata rantai penularan dan tentunya dengan Swab Test masif,” katanya.

Kadinkes meminta bagi setiap anggota keluarga yang pulang bepergian dari luar kota diimbau untuk melakukan isolasi mandiri. Kemudian, ketika berobat harus menceritakan dengan jujur riwayat perjalanan keluar kota atau ada riwayat kontak dengan orang sakit yang diduga Covid-19.

Dan terakhir, pemakaman kasus probable dan kasus positif Covid-19 dihimbau untuk tidak dihadiri oleh banyak orang. 

 

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati