BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Peristiwa longsor menerjang Desa Wangun Jaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Rabu (13/5/2020).
Kasi Kesiap Siagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Muhammad Adam mengatakan akibat longsor sebanyak 14 rumah terdampak.
AYO BACA : Bencana Longsor Rusak 37 Makam di TPU Cikutra Bandung
"14 rumah milik warga rusak berat dan 2 fasilitas umum yakni masjid dan fasilitas MCK juga rusak terkena longsor," ujar Adam dikonfirmasi Ayobogor.com bagian dari Ayo Media Network melalui sambungan telepon.
Dia mengatakan longsor diakibatkan oleh hujan deras dengan intensitas tinggi serta kultur tanah yang labil mengakibatkan longsornya Gunung Leutik, sehingga menimbun rumah warga di sekitar kaki Gunung Leutik.
AYO BACA : Update BPBD: 9 Korban Meninggal Tertimbun Longsor di Lebak
"Satu orang meninggal dunia, korban meninggal sudah di temukan pada pukul 10.50 WIB. Korban langsung dibawa kerumah duka," kata Adam.
Selain itu sebanyak 4 warga mengalamai luka ringan akibat terkena material longsoran.
"Saat ini pihak desa dan masyarakat sedang membangun posko darurat, dapur umum dan posko kesehatan. Warga yang terluka sudah dievakuasi," kata Adam.
Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, longsor tersebut menyebabkan 18 rumah tertimbun. Satu warga yang disebutkan tewas merupakan seorang warga laki-laki usia 40 tahun.
"Ada 64 KK terdampak yang saat ini diungsikan di gedung sekolah dan sebagian rumah warga. Saya sudah instruksikan BPBD dan Camat untuk segera menyiapkan tenda darurat, logistik dan kebutuhan yang diperlukan untuk para korban longsor," kata Ade malalui akun instagramnya @ademunawarohyasin.
AYO BACA : Bencana di Tambang Karst Citatah, Longsor Dipicu Suara Ledakan