BOGOR, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 21 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Bogor meninggal dunia selama pandemi Covid-19 menyebar di Indonesia.
"21 orang yang meninggal dalam status PDP, saat ini masih menunggu hasil Lab Swab dari Litbangkes Kementrian Kesehatan Republik Indonesia," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Selasa (14/4/2020).
AYO BACA : Catat! Langgar PSBB di Kota Bogor Bisa Didenda Rp100 Juta
Dia mengatakan hingga kini total PDP di Kota Bogor 104 pasien, selesai dipantau dan dinyatakan negatif 21 orang sehingga masih dalam pengawasan rumah sakit 62 orang.
Orang Tanpa Gejala (OTG) jumlah total 8, selesai atau sembuh 1, dalam pemantauan 7.
AYO BACA : Misteri Suara Dentuman di Jabodetabek Belum Terkuak
Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlah total 928, selesai dipantau 550, dalam pemantauan 378.
Terkonfirmasi Positif Covid-19 jumlah total 58, dalam pengawasan rumah sakit 48, meninggal 10 orang. Belum ada pasien sembuh.
"Terdapat penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif yang kemarin berjumlah 57 orang hari ini bertambah 1 orang menjadi 58 orang," kata Nowo Retno.
AYO BACA : Wawali Bogor Ungkap Usulan Ekstrem Kepala Daerah Bodebek soal KRL