BOGOR, AYOJAKARTA.COM -- Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan pihaknya tengah memesan sebanyak 1,5 juta masker medis untuk keperluan rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Bogor.
Iwan mengatakan masker itu dipesan melalui sembilan perusahaan produk masker medis yang beroperasi di Kabupaten Bogor. Produk mereka diklaim sesuai standar WHO.
AYO BACA : Kota Bogor Berpotensi Diguyur Hujan Siang hingga Malam
"Kami minta bulan Mei 1,5 juta dia bisa membuat masker yang standar medis mudahan kami pertemuan selanjutnya ditindaklanjuti BPBD dan ada yang sudah siap untuk (memproduksi) standar medis," ujar Iwan, Selasa (7/4/2020).
Iwan mengatakan pihaknya baru bisa memesan untuk bulan Mei sebab saat ini sembilan perusahaan tersebut sedang fokus melayani permintan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
AYO BACA : Di-PHK karena Corona? Bisa Daftar Kartu Pra Kerja di Disnaker Depok
Selain melayani pesanan dari BNPB, perusahaan tersebut, kata Iwan juga memiliki kendala keterbatasan bahan yang didapat dari Tiongkok dan Korea.
"Mungkin pertengahan bulan ini bahan bakunya datang, kami intinya mereka yang punya (produk) standar WHO ini kami minta ada ploting khusus untuk kabupaten Bogor karena mereka ini yang berusaha di Kabupaten Bogor, maka kami minta ada ploting kerja sama dengan Pemkab Bogor atau kita beli langsung," kata Iwan
Dia mengatakan selain masker beberapa perusahaan di Bogor juga ada yang memproduksi alat pelindung diri (APD), sehingga pihaknya pun juga akan memesan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit dan puskesmas.
"Kalau kita liat kebutuhan sehari APD untuk satu rumah sakit itu 300 APD, kita ada 4 rumah sakit dikalikan 300 berarti butuh 1.200 per hari. Kami minta siapa pun yang punya APD kami beli langsung," kata Iwan.
AYO BACA : Ramayana Depok PHK Ratusan Karyawan