Bogor

Soal Isu Jadi Provinsi, DPRD: Lebih Baik Fokus Pecahkan Permasalahan Kota Bogor

Oleh: Admin Selasa 20 Agu 2019, 14:03 WIB
Bogor (republika.co.id)

BOGOR, AYOJAKARTA.COM--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menyarankan Pemerintah Kota Bogor lebih baik fokus untuk menyelesaikan permasalahan utama di Kota Bogor ketimbang merencanakan pembentukan Provinsi Bogor Raya.

"Yang terpenting saat ini adalah harusnya pemerintah termasuk DPRD Kota Bogor lebih baik fokus hal-hal penanganan masalah yang dihadapi Kota Bogor sendiri," ujar Pimpinan sementara DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto kepada ayobogor, Selasa (20/9/2019).

AYO BACA : Menanti Kemerdekaan Sungai Cileungsi

Atang mengatakan masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan mulai dari permasalahan ekonomi, kemiskinan, kesehatan hingga kemacetan.

"Itu yang harus diselesaikan lebih utama dulu," katanya.

AYO BACA : Mall Pelayanan Publik Bogor Dituntut Maksimal Layani Masyarakat

Dia juga mengigatkan bahwa jika memang Provinsi Bogor Raya harus dibentuk hal itu juga tidak akan mudah karena harus sesuai dengan moratorium yang dibuat oleh pemerintah.

"Kita belum tahu dengan moratorium yang dilakukan pemerintah ini bisa terlaksana atau tidak daripada kita menghabiskan energi yang tidak penting lebih baik fokus saja pada RPJMD Kota Bogor pada pembahasan masalah yang ada di Kota Bogor," katanya.

Namun disisi lain Atang juga berpendapat wacana pembentukan Bogor Raya yang dilemparkan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya sah-sah saja. Pihaknya kata Kata Atang juga akan mendukung jika pembentukan provinsi baru itu bisa menyelesaikan permasalahan di Kota Bogor.

"Wacana (Bogor Raya) yang kita kembangkan kalau memang nanti pada praktiknya dengan pembentukan Bogor Raya itu bisa membantu penyelesaian masalah prioritas di Kota Bogor saya akan dukung," tukasnya.

AYO BACA : Warga Bekasi Diklaim Ingin Gabung dengan Jakarta

Reporter Admin
Editor Rizma Riyandi