BOGOR, AYOJAKARTA.COM--Deputi Bidang Pelayanan Publik, Kementerian Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Diah Natalisa mengatakan pihaknya meminta Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kota Bogor harus melayani masyarakat secara maksimal.
"Saya titip pesan bagaimana ini harus bisa melayani masyarakat dengan baik, mengedukasi masyarakat dengan Mall Pelayanan Publik ini," ujar Diah usai berkunjung ke MPP, Senin (19/8/2019).
Dia mengatakan untuk memaksimalkan layanan itu pengurus MPP bisa menyediakan ruang bagi masyarakat untuk bisa memberikan saran dan penilaian atas layanan yang diterima.
"Jangan takut dengan penilaian masyarakat karena memang tujuan kita adalah memaksimalkan layanan sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.
Dia juga mengaku bersyukur Mall Pelayanan Publik (MPP) dapat terwujud di Kota Bogor. Pihaknya mengapresiasi Pemerintah Kota Bogor yang telah membantu mendirikan MPP yang beralamat di Lippol Plaza Keboen Raya.
"Waktu awal itu saya bertanya apa benar Bogor mau mengimplementasikan Mall Pelayanan Publik karena di Jawa Barat agak telat dibandingkan daerah lainnya, waktu itu sempat diskusi dengan pak wali kota alhamdulillah akhirnya ini bisa terealisasi," ujar Diah
Pihaknya sambung Diah juga mengapresiasi institusi selain pemerintah daerah yang juga ikut bergabung ke MPP. Setidaknya total ada sebanyak 145 layanan yang dapat dinikmati oleh masyarakat di MPP.
"Kami ingin sampaikan terimakasih kepada semua institusi diluar pemerintah Kota Bogor yang juga berkenan untuk bergabung, disini ada 145 layanan dan saya juga dengarkan tadi penjelasan bahwa beberapa institusi dari luar juga ada lagi yang ingin bergabung, semakin banyak layanan bergabung tentu semakin baik bagi masyarakat," jelas Diah.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengaku MPP Kota Bogor merupakan mall layanan publik pertama di Jawa Barat dengan standar yang tinggi. MPP ini diharapkan jadi role model bagi layanan publik di Jabar.
"Sejak tanggal 1 Agustus kita sudah uji coba, kita juga terus menerima masukan dari pemerintah pusat untuk terus bagaimana kita meningkatkan atau menstandarkan sistem pelayanan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat dan dengan apa yang kita coba ini sejauh ini intinya kita siap untuk diresmikan dan kita berharap sesuai jadwal tanggal 26 Menteri Pan RB atau presiden bisa hadir meresmikan MPP ini," ujar Dedie.