Bogor

Bakal Resmi Dibuka Besok, Pemkot Bogor Klaim Jembatan Otista yang Baru Tahan Hingga 80 Hingga 100 Tahun ke Depan

Oleh: Dyah Arum Ratri Senin 18 Des 2023, 14:35 WIB
Uji coba beban Jembatan Otista Bogor

AYOJAKARTA.COM - Informasi terbaru mengenai pembukaan Jembatan Otista Kota Bogor yang semula dibuka hari Senin (18/12/23) mundur menjadi besok.

Tepatnya baru mulai besok Selasa (19/12/23), jembatan yang dibangun dengan anggaran Provinsi dan menghabiskan dana senilai 101 Miliar bisa dilalui kendaraan.

Saat ini kondisi di lokasi Jembatan Otista sendiri sudah terlihat bersih dan para pekerja juga sudah tidak berada di jembatan ini.

Baca Juga: Meninggal Dunia Akibat Kanker Paru, Ini Profil dan Biodata Lengkap Kiki Fatmala Pemeran Si Manis Jembatan Ancol

Untuk beberapa pekerjaan minor seperti pemasangan JPU, pengecatan trotoar, dan sebagainya juga sudah rampung dilakukan.

Sementara itu, kepala Dinas PUPR menuturkan jika konstruksi baru dari jembatan Otista ini sudah melalui tahap perhitungan yang sangat matang, khususnya soal ketahanannya terhadap beban serta getaran.

Bahkan Rena Da Frina menyebut jika Jembatan Otista yang baru selesai direvitalisasi ini bisa bertahan 80 hingga 100 tahun ke depan.

Baca Juga: Viral Jembatan Kaca Bromo akan Dibuka Desember, Bisa Tampung 100 Orang, Warganet: Ngeri

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUPR tersebut usai mengikuti tasyakuran yang digelar di atas jembatan tersebut.

“Estimasinya itu, jembatan itu (tahan) 80 sampai 100 tahun,” ujar Rena.

“Nanti paling pun ada perbaikan-perbaikan railing atau apalah, tapi kalau jembatannya sudah didesain 80 sampai 100 tahun,” lanjutnya.

Baca Juga: Terungkap Penyebab Tragedi Maut Jembatan Kaca 'The Geong': Gunakan Kaca Bekas

Selain itu, Rena juga menjelaskan soal hasil musyawarah dengan berbagai pihak yang kemudian diputuskan jika Pemkot Kota Bogor mengambil opsi untuk tetap mempertahankan pelengkung jembatan bangunan masa kolonial Belanda sebagai salah satu heritage.

Kemudian Jembatan Otista yang awalnya menjadi penyumbat lalu lintas di jalur sistem satu arah (SSA) di pusat kota tersebut, sekarang ini dilebarkan menjadi 22 meter dengan badan jembatan seluas 17 meter lalu sisanya adalah pedestrian.

“Itu udah sepakat, untuk itu ada beberapa penyesuaian perencanaan, termasuk tingkat elevasi, ketinggian,” terang Rena.

Jadi ketika pelengkung dan semuanya dibongkar dari badan jembatan ada kenaikan sebanyak 1,8 meter.

Hal itu kemudian menyebabkan bangunan Jembatan Otista yang baru memiliki kemiringan sebanyak 5 derajat.

Baca Juga: 3 Temuan Penyebab Pecahnya Jembatan Kaca di Banyumas, Salah Satunya Tak Ada Perawatan dan SOP

Lalu pelengkung yang tadinya menopang Jembatan Otista ini selama ratusan tahun, kini menjadi objek wisata baru di Kota Bogor.

"Bisa dilihat lewat tangga inspeksi di bawah, jadi ditinggal sebagai objek wisata di situ. Dia tidak membebani dan membebani struktur jembatan yang baru. Jadi dia berdiri sendiri, jadi sebagai hiasan aja," jelas Rena.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Desi Kris