Bogor

Tragis! Wanita 21 Tahun Ini Tewas Usai Buat Konten Bunuh Diri, Senjata Makan Tuan?

Oleh: Tim AYO 11 Kamis 02 Mar 2023, 22:08 WIB
Illustrasi. Boneka Gantung Diri

AYOJAKARTA.COM - Berita yang buat geleng-geleng kepala kembali hadir, seorang wanita berusia 21 tahun harus tewas merenggut nyawa usai lakukan konten bunuh diri

Korban diketahui tewas dirumah kontrakannya di Kampung Warnasari Desa Cibeber I, Kecamatan Leuwiliang, Bogor. 

Dikutip dari bogor.suara.com korban diketahui merupakan warga Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor meninggal dunia karena lehernya terjerat kain.

Baca Juga: Ini 7 Pejabat Kementerian Keuangan yang Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Siapa Saja?

Kronologi kejadian

Kompol Agus Suprianto menyebutkan bahwa korban awalnya hanya ingin pura-pura membuat konten bunuh diri, namun naas ia terpeleset dan akhirnya merenggut nyawa. 

“Kronologinya dia (korban) mau bikin konten seolah-olah mau bunuh diri dengan melilitkan menggunakan sarung ke pintu memakai kursi, tapi terpeleset dan kepalanya sudah masuk ikatan kain sarung,” ungkap Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Suprianto ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis 2 Januari 2023.

Kapolsek mengatakan saat kejadian korban sempat melakukan video call ke temannya, dan ketika terpeleset tetangga kontrakannya sempat melakukan pertolongan pertama tapi sudah meninggal dunia.

“Kalau aksinya dilakukan sendiri pada Rabu malam pukul 21.30 di sebuah kontrakannya, dan korban bekerja sebagai pelayan cafe,” katanya.

Baca Juga: Viral ! Aksi Warga Vrindavan Memodifikasi Kendaraan Bermotor di Luar Nalar, Warganet: Mempersulit Diri Sendiri

Pihaknya juga langsung membawa korban gantung diri itu ke RSUD Leuwiliang untuk dilakukan autopsi dan menghubungi keluarganya.

“Korban mengontrak dan asalnya dari wilayah Ciampea tepatnya di Desa Cibadak, bahkan keluarganya juga membuat surat pernyataan atas kejadian yang menimpa anaknya, karena tidak ada luka di sekujur tubuhnya dan murni musibah,” kata dia.

Kepala Desa Ciampea Lia Muliya mengatakan warga yang meninggal di Leuwiliang itu merupakan warganya.

“Ia benar, sekarang sudah dimakamkan gak tahu kalau penyebab meninggal karena dia ngontrak di Leuwiliang,” katanya.

Itulah informasi dari wanita muda yang akhirnya harus merenggut nyawa karena konten yang berbahaya.***

Reporter Tim AYO 11
Editor Jinan Vania Barizky