KOTA DEPOK, AYOJAKARTA.COM - Kasus positif Covid-19 Kota Depok bertambah 37 orang, Senin (12/10/2020). Akumulasi kasus tersebut kini menjadi 5.602 kasus.
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPPC) Kota Depok, kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah empat orang. Adapun total korban meninggal dunia menjadi 162 orang. Sedangkan untuk pasien sembuh bertambah 81 orang. Total pasien positif sembuh menjadi 3.924 orang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus melakukan berbagai upaya pencegahan virus Corona (Covid-19), salah satunya dengan mengadakan pemeriksaan kesehatan metabolik guna mendeteksi mereka yang rentan terpapar Covid-19.
AYO BACA : Pemerintah Sebut Keterisian ICU di DKI Jakarta Menurun Sejak 13 September
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan, pihaknya melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas akan melakukan pengecekan berbagai jenis penyakit ganguan metabolik, diantaranya, gula darah, kolesterol, asam urat, hipertensi, dan pemeriksaan lingkar perut.
"Kami sudah mulai pemeriksaan kesehatan metabolik untuk calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan nanti pemeriksaan akan menyasar ke seluruh lapisan masyarakat," ujar Novarita di Balai Kota Depok, Senin (12/10/2020).
Menurut Novarita, masyarakat yang mengidap gangguan metabolik akan mudah teserang virus dan penyakit. Berdasarkan informasi sementara, keempat jenis penyakit tersebut cukup tinggi di Kota Depok.
"Dari hasil analisa kami, pasien meninggal karena Covid-19 lebih banyak adalah pasien usia lanjut dan memiliki penyakit penyerta. Mereka semua ini yang harus kita antisipasi agar tidak terpapar Covid-19," jelasnya.
AYO BACA : 102,4 Juta Orang Diprioritaskan Vaksinasi, Ada Lima Kelompok Utama