DEPOK, AYOJAKARTA.COM -- Pemkot Depok akan melacak sumber penularan 15 orang tenaga kesehata (nakes) RSUD Kota Depok yang terkonfirmasi positif COVID-19.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan, saat ini Pemkot Depok sedang melakukan tracing (pelacakan) ke keluarga masing-masing tenaga medis. Selanjutnya, keluarga mereka akan diperiksa lebih lanjut.
"Keluarga dan orang tua mereka akan kami isolasi di RSUD Kota Depok," terang Idris dalam siaran pers, Minggu (24/5/2020).
Selanjutnya, Pemkot Depok akan membagikan alat pelindung diri (APD) yang lengkap untuk seluruh nakes RSUD Kota Depok. Para nakes akan diberikan APD lengkap, termasuk untuk petugas yang memeriksa tensi pasien, yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan petugas rawat inap RSUD Kota Depok.
Dijelaskannya, RSUD Kota Depok adalah RS khusus COVID-19 di Depok sehingga penambahan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) dan pasien terkonfirmasi positif cukup signifikan.
"Kini ditambah nakes RSUD Kota Depok positif sejumlah 15 orang. Ini akan menjadi perhatian bersama, khususnya mengenai kelengkapan APD," pungkas Idris.