AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah di bawah kepimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan sejumlah program bantuan sosial sebagai "hadiah" untuk masyarakat miskin dan rentan di awal tahun 2025.
Dalam upaya untuk meringankan beban ekonomi seiring kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen bantuan ini akan disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama periode Januari-Februari 2025.
Tiga bantuan utama tersebut meliputi Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM, diskon listrik sebesar 50 persen, dan bantuan beras sebanyak 20 kg.
Sebagaimana dikutip dari Youtube Info Bansos, adapun rincian tiga program utama bantuan tersebut sebagai berikut.
Rincian 3 Bantuan di Awal tahun 2025
1. Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM
Masyarakat akan menerima bantuan langsung tunai yang dirancang untuk meringankan beban akibat peningkatan harga bahan bakar minyak.
Namun, terkait dengan rincian jumlah dan mekanisme pencairan BLT ini masih dalam proses finalisasi.
Baca Juga: Fix! 6 Juta KPM Ini Terancam Dicoret sebagai Penerima Bansos Jenis Ini Tahun 2025, Karena Apa?
2. Diskon Listrik 50%: Mulai 1 Januari 2025, pelanggan listrik dengan daya hingga 2.200 VA akan mendapatkan diskon tarif listrik sebesar 50% selama dua bulan.
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
3. Bantuan Beras 20 kg
Pemerintah juga akan memberikan bantuan pangan berupa beras sebanyak 20 kg kepada masyarakat yang membutuhkan pada bulan Januari dan Februari 2025.
Program ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan dan memastikan keluarga kurang mampu mendapatkan akses makanan yang cukup.
Melalui bantuan ini, pemerintah berharap dapat memberikan dukungan kepada masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi yang muncul akibat kebijakan kenaikan PPN yang menjadi 12 persen.***