Ekonomi

KPM PKH Jadi Tulang Punggung dalam Program Makanan Gratis 2025, Ini Bocoran Lengkapnya

Oleh: Fina Salsabila Aura Rabu 18 Des 2024, 07:58 WIB
Kementerian Sosial mengeluarkan surat penting mengenai pelibatan KPM PKH dalam program bantuan sosial makan bergizi gratis tahun 2025.

AYOJAKARTA.COM - Kementerian Sosial mengeluarkan surat penting mengenai pelibatan KPM PKH dalam program bantuan sosial makan bergizi gratis tahun 2025.

Direktorat Jaminan Sosial akan mengumpulkan data KPM PKH yang akan dilibatkan dalam pusat layanan badan gizi nasional.

Program ini khusus ditujukan untuk peserta PKH dan PKH plus BPNT dengan tujuan memberikan makanan bergizi gratis satu kali per hari yang memenuhi sepertiga kebutuhan kalori harian.

Pendamping sosial akan bertugas mengumpulkan daya by name by addres dari KPM yang memenuhi persyaratan, sambil membantu koordinasi untuk pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2).

Baca Juga: DTSE 2025! Bocoran Eksklusif Bantuan Sosial Era Prabowo Subianto yang Menggemparkan KPM Lama

Kriteria seleksi KPM untuk program ini sangat spesifik dan mencakup beberapa aspek penting.

1. Calon harus aktif dalam kegiatan sosial masyarakat seperti PKK, paguyuban sekolah, atau posyandu.

2. Harus memiliki kemampuan memasak yang baik, termasuk pengetahuan tentang masakan tradisional dan bumbu-bumbu.

Dengan nilai tambah bagi yang memiliki sertifikat memasak atau pengalaman sebagai juru masak dalam acara komunitas (rewang).

3. Status pekerjaan akan dipertimbangkan, dimana KPM yang sudah bekerja full-time mungkin akan kesulitan berpartisipasi karena keterbatasan waktu.

Para pendamping sosial akan melakukan pendataan langsung dan wawancara untuk memastikan kesesuaian dengan kriteria ini.

Program makan bergizi gratis ini memiliki cakupan penerima manfaat yang komprehensif, meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta siswa dari tingkat SD hingga SMA.

Baca Juga: Jenis Perangkat Teknologi Andalan yang Akan Hadir di Tahun 2025, Urutan Nomor Empat Paling Disenangi Ibu Rumah Tangga

Tujuan utama program ini meliputi beberapa aspek penting, mencukupi kebutuhan gizi anak-anak, meningkatkan kecerdasan, mencegah stunting, serta memberdayakan UMKM dan ekonomi daerah.

Menu yang akan disediakan tidak menggunakan standar nasional yang kaku, melainkan akan disesuaikan dengan kebutuhan gizi.

Dan ketersediaan bahan pangan di masing-masing daerah, mempertimbangkan kearifan lokal dan potensi pangan daerah.

Implementasi program akan dimulai secara nasional pada Januari 2025, meskipun beberapa wilayah telah memulai uji coba sejak November 2024.

Meski detail tugas dan tanggung jawab spesifik masih dalam tahap penyusunan, para KPM yang terpilih diperkirakan akan memainkan peran kunci dalam penyediaan dan pengolahan makanan bergizi.

Program ini tidak membatasi jumlah KPM yang akan dilibatkan, memberikan kesempatan luas bagi mereka yang memenuhi kriteria.

Baca Juga: Oalah! Ini Penyebab Sharp Aquos R9 Gagal Saingi Smartphone Flagship

Sistem pelaksanaan akan melibatkan koordinasi antara pusat layanan badan gizi nasional, pendamping sosial, dan KPM terpilih.

Dengan fokus pada penyediaan makanan yang tidak hanya bergizi tetapi juga dapat diterima oleh berbagai kelompok usia penerima manfaat.

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Aris Abdulsalam