Ekonomi

Apple Mainkan Drama di Indonesia! Ternyata Investasi Rp15,9 Triliun Mengambang

Oleh: Fina Salsabila Aura Senin 16 Des 2024, 11:51 WIB
Ketika Kementerian Perindustrian mengungkapkan bahwa Apple Inc belum menunjukkan keseriusan dalam membangun fasilitas produksi di tanah air.

AYOJAKARTA.COM - Sebuah perkembangan terbaru mengejutkan dunia teknologi Indonesia.

Ketika Kementerian Perindustrian mengungkapkan bahwa Apple Inc belum menunjukkan keseriusan dalam membangun fasilitas produksi di tanah air.

Meskipun ada potensi investasi yang cukup besar mencapai 1 miliar USD (setara Rp15,9 triliun), namun hingga saat ini belum ada komitmen resmi dari perusahaan teknologi asal Cupertino tersebut.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pemerintah masih meunggu langkah konkret dari Apple untuk memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 35%.

Ketidakhadiran komitmen resmi dari Apple membawa konsekuensi serius, terutama terkait izin edar produk terbarunya, termasuk iPhone 16 yang akan datang.

Baca Juga: Pengumuman Penting 16 Desember 2024, Bantuan Sosial Rp600 Ribu hingga Rp1,5 Juta Segera Cair

Pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas dengan tidak akan memberikan izin edar selama Apple belum menunjukkan komitmen nyata untuk berinvestasi di Indonesia.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk konsekuensi mengingat Apple telah menikmati keuntungan besar dari pasar Indonesia selama bertahun-tahun.

Data Kementerian Perindustrian menunjukkan angka yang mencengangkan dimana penjualan produk Apple.

Produk diantaranya yakni kategori handphone, komputer genggam, dan tablet di Indonesia mencapai lebih dari Rp30 triliun sepanjang tahun 2023 dengan total unit terjual mencapai 2,17 juta unit.

Baca Juga: 3 Kategori Penerima Bantuan Sosial 2025 yang Wajib KPM Ketahui

Angka ini menunjukkan betapa besarnya potensi pasar Indonesia bagi Apple, namun sayangnya tidak diimbangi dengan kontibusi yang setara terhadap industri dalam negeri.

Lebih mengecewakan lagi, peran Indonesia dalam rantai pasok global Apple sangat minimal.

Dari sekian banyak perusahaan yang terlibat dalam rantai produksi Apple secara global.

Hanya satu perusahaan Indonesia yang berhasil masuk, yaitu Geo Corporation yang bergerak di bidang pengembangan aplikasi.

Kondisi ini sangat disayangkan mengingat besarnya potensi dan kapasitas industri Indonesia yang seharusnya bisa lebih banyak berkontribusi dalam rantai pasok global Apple.

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Aris Abdulsalam