AYOJAKARTA.COM - Memasuki penghujung tahun 2024, Kementerian Sosial telah mengumukan rencana penyaluran bantuan PKH dan BPNT untuk tahun 2025.
Kabar ini membawa angin segar bagi para KPM yang telah menerima bantuan di periode sebelumnya, karena pencairan perdana tahun 2025 akan segera dilaksanakan di awal tahun.
Sistem pencairan diperkirakan masih akan menggunakan pola yang sama, yaitu setiap dua bulan sekali melalui kartu KKS merah putih.
Berdasarkan ketentuan terbaru, Kemensos menetapkan bahwa setiap keluarga penerima PKH maksimal dapat menerima bantuan untuk empat komponen.
Baca Juga: Akhirnya Bank Mandiri Cairkan Rp400.000 untuk Bantuan BPNT November-Desember 2024, Sudah Merata?
Nominal bantuan PKH tahap 1 tahun 2025 telah ditetapkan dengan rinci yang berbeda untuk setiap komponen:
1. Komponen anak usia dini (0-6 tahun) akan menerima Rp500.000
2. Komponen anak sekolah tingkat SMA yang terdaftar dalam Dapodik akan menerima Rp333.000
3. Komponen lansia akan menerima Rp400.000
Perhitungan total bantuan untuk satu keluarga yang memiliki tiga komponen sekaligus, yaitu satu anak usia dini, satu anak SMA, dan satu lansia.
Tentunya KPM ini akan menerima total bantuan sebesar Rp1.233.000 untuk perncairan tahap pertama tahun 2025.
Jumlah ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dan akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga penerima bantuan.
Baca Juga: Kejutan Dahsyat OPPO A3 Pro 5G Siap Menggetarkan Pasar HP di Indonesia
Terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan bagi keluarga penerima manfaat.
Sistem pencairan bantuan akan tetap dilakukan melalui kartu KKS merah putih yang telah terdistribusi kepada para KPM.
Para penerima bantuan diharapkan untuk memastikan bahwa data mereka telah terverifikasi dengan benar dalam sistem.
Terutama untuk komponen anak sekolah yang terlebih dahulu harus terdaftar dalam Dapodik.
Ini menjadi syarat penting untuk kelancaran proses pencairan bantuan di tahap-tahap berikutnya.