AYOJAKARTA.COM – Pasca pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto, pemerintah akan kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) kepada para KPM.
Di samping bantuan sosial reguler, varian lain yang juga akan disalurkan pasca transisi kepemimpinan kepada KPM juga mencakup bansos komplementer.
Pernyataan terkait keberlanjutan penyaluran bansos bagi para KPM, juga sempat disinggung oleh Dahnil Azhar Simanjuntak selaku Jubir Prabowo Subianto.
Kepada awak media Dahnil menyebut, bansos yang merupakan program pemerintah terdahulu tetap disalurkan kepada keluarga pra sejahtera.
Lebih lanjut Dahnil juga menepis adanya segelintir wacana yang menyebut program bansos akan dihentikan pasca pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya pada Sabtu, 28 September 2024 lalu, Dahnil menegaskan setiap kebijakan yang berpihak pada kebutuhan rakyat akan dilanjutkan di era Prabowo.
Terkait dengan pernyataan Dahnil tersebut, berikut ini adalah sejumlah bansos yang akan tetap disalurkan kepada para KPM, dikutip dari kanal YouTube INFO BANSOS.
Bantuan Sosial Langsung Cair Usai Transisi dari Jokowi ke Prabowo
Daftar pertama jenis bansos yang masih akan terus disalurkan kepada para KPM adalah bantuan Cadangan Beras Pemerintah sebanyak 10 kilogram.
Bansos beras yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia serta Balai Warga atau Pusat Kumpul Masyarakat, akan terus disalurkan hingga Desember mendatang.
Adapun jenis bantuan selanjutnya yang tetap akan disalurkan kepada sebanyak 1,4 juta KPM adalah bansos bagi Keluarga Risiko Stunting.
Bantuan sosial berupa penyaluran daging ayam serta telur diberikan secara khusus kepada para KPM yang masuk dalam kategori rawan pangan.
Jenis bansos ketiga yang selanjutnya yang tetap disalurkan pasca transisi kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo ke Prabowo Subianto adalah PKH.
Selain Program Keluarga Harapan, jenis bansos selanjutnya yang tetap akan disalurkan kepada 18,8 juta KPM adalah Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT.
Menurut pemerintah bansos memiliki dampak yang cukup positif untuk mendongkrak perekonomian, sehingga perlu dipertahankan.
Karena itu untuk meningkatkan resistensi masyarakat pra sejahtera, Pemerintah melalui Menkeu telah menganggarkan biaya sebanyak 547 Triliun rupiah untuk Perlindungan Sosial.
Adapun jenis bansos kelima yang juga akan disalurkan kepada para KPM pasca pelantikan Prabowo Subianto 20 Oktober 2024 mendatang adalah Program Indonesia Pintar atau PIP.
Bansos PIP yang dipayungi oleh Kemendikbud Ristek dan Departemen Agama, menyasar kepada para peserta didik dari jenjang Sekolah Dasar atau Ibtidaiyah hingga menengah.
Sedangkan jenis bantuan keenam yang akan tetap disalurkan kepada para KPM adalah Bantuan Langsung Tunai Dana Desa sebesar Rp300.000 setiap bulan.***