Ekonomi

Koperasi Merah Putih Berdaya! AgenBRILink Jadi Ujung Tombak Ekonomi Rakyat

Oleh: Gita Esa Hafitri Rabu 12 Nov 2025, 08:19 WIB
Koperasi Merah Putih Berdaya! AgenBRILink Jadi Ujung Tombak Ekonomi Rakyat

AYOJAKARTA.COM -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat posisi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Melalui jaringan AgenBRILink, BRI menghadirkan layanan keuangan hingga ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), menjadikan koperasi sebagai simpul ekonomi yang tangguh dan inklusif.

Sinergi ini menjadikan AgenBRILink lebih dari sekadar agen perbankan, ia berfungsi sebagai penghubung penting antara masyarakat desa dan sistem keuangan formal.

Dengan akses ini, roda ekonomi lokal semakin berputar dan kegiatan usaha masyarakat di akar rumput pun berkembang pesat.

Sejak hadir di lingkungan KDKMP, AgenBRILink membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan berbagai transaksi keuangan dengan mudah, seperti setor dan tarik tunai, pembayaran tagihan, top-up saldo, hingga cicilan.

Melalui kerja sama ini, koperasi mampu menciptakan ekosistem ekonomi berbagi (sharing economy) yang memperkuat kegiatan usaha produktif masyarakat.

BRI melihat hal ini sebagai langkah nyata dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan berbasis komunitas.

Lebih jauh, kehadiran AgenBRILink juga turut memperluas literasi dan inklusi keuangan, membuat masyarakat desa semakin melek terhadap pengelolaan keuangan modern.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan bahwa inisiatif KDKMP yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo membawa misi strategis untuk memperkuat ekonomi desa, meningkatkan daya beli warga, membuka lapangan kerja baru, dan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Ketiga Pemerintah, yaitu memperkuat perekonomian nasional berbasis kemandirian desa.

“Kami mendukung KDKMP dengan menghadirkan akses layanan keuangan yang benar-benar dekat dengan masyarakat. Melalui AgenBRILink, masyarakat dapat bertransaksi, menabung, hingga mengembangkan usaha melalui fasilitas pinjaman,” ujar Hery.

“BRI meyakini KDMP akan menjadi tonggak penguatan ekosistem ekonomi desa berbasis kerakyatan dan gotong royong,” tegasnya.

Lebih lanjut, guna mendukung ekosistem KDMP, BRI pun mengoptimalkan jaringan AgenBRILink yang telah menjangkau sebagian besar wilayah Indonesia.

Melalui jaringan ini, koperasi dapat melayani berbagai transaksi keuangan, seperti setor dan tarik tunai, top-up, pembayaran tagihan, hingga cicilan. Keberadaan AgenBRILink membuat layanan keuangan menjadi lebih mudah dijangkau dan inklusif.

Sebagaimana diketahui, hingga September 2025, BRI yang memiliki sekitar 1,2 juta AgenBRILink di seluruh Indonesia mampu menjangkau 66.648 desa, atau setara dengan 80% dari total desa di Tanah Air.

Pada periode yang sama, AgenBRILink juga telah memfasilitasi 826 juta transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.294 triliun, yang semakin mempertegas perannya sebagai penggerak aktivitas keuangan masyarakat di level grassroot.

Tak hanya melayani kebutuhan transaksi harian, AgenBRILink juga menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan layanan simpanan dan pembiayaan BRI.

Melalui layanan referral, para agen dapat membantu calon nasabah dalam proses pembukaan rekening baru (seperti Tabungan BSA) hingga pengajuan pinjaman usaha.

Jaringan yang luas ini akhirnya menjadi tulang punggung distribusi layanan keuangan BRI hingga ke pelosok negeri.

Kini, AgenBRILink telah berkembang menjadi simpul social commerce yang melayani transaksi keuangan serta mendukung aktivitas ekonomi dan kebutuhan sehari-hari masyarakat desa secara berkelanjutan.

Reporter Gita Esa Hafitri
Editor Gita Esa Hafitri