Ekonomi

Bansos PKH Peralihan dari Pos ke KKS Akhirnya Cair! Tapi Ada yang Belum Terima karena Alasan Ini...

Oleh: Nadya Donna Putri Selasa 15 Okt 2024, 16:08 WIB
Bansos PKH peralihan Pos ke KKS mulai cair, namun pencairan berbeda-beda di tiap daerah karena proses distribusi kartu masih berlangsung.

AYOJAKARTA.COM – Bantuan sosial (bansos) yang paling ditunggu pencairannya oleh masyarakat adalah Program Keluarga Harapan (PKH) peralihan dari Pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Bansos PKH peralihan Pos ke KKS dikabarkan telah cair. Namun, terdapat sejumlah daerah yang belum menerima pencairan.

“PKH peralihan Pos ke KKS. Ada sebagian KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang sudah cair bantuannya,” ujar pemilik kanal YouTube DIARY BANSOS, dikutip pada Selasa, 15 Oktober 2024.

Adapun daerah yang belum menerima pencairan bansos PKH peralihan Pos ke KKS disebabkan oleh proses pendistribusian kartu dan buku rekening yang masih berlangsung.

Baca Juga: Yes! Pencairan Bansos BPNT Alokasi September-Oktober 2024 Sudah Mulai Masuk Saldo ke Kartu KKS Bank Ini

“Ada pula sebagian KPM yang akan baru didistribusikan kartu KKS-nya,” jelasnya mengenai alasan keterlambatan pencairan di sejumlah daerah.

Oleh karena itu, waktu pencairan bansos PKH peralihan Pos ke KKS bervariasi di setiap daerah.

“Jadi, antara daerah satu dengan daerah yang lain ini berbeda-beda,” lanjutnya.

Salah satu daerah yang sudah menerima pencairan bansos PKH peralihan Pos ke KKS adalah Provinsi Aceh.

Baca Juga: Banyak KPM PKH dan BPNT Curhat Nominal Bansos Berkurang Drastis, Ternyata Ini Lho Penyebabnya

Pencairan bansos PKH peralihan di daerah tersebut dilakukan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), yang secara khusus ditunjuk untuk menyalurkan bansos di wilayah tersebut.

“Ada yang melaporkan di Bank BSI. Alhamdulillah KKS PKH peralihan dari Pos cair,” ujarnya sambil membacakan laporan dari KPM.

Nominal yang dicairkan untuk bansos PKH peralihan Pos ke KKS melalui bank BSI di Provinsi Aceh sebesar Rp975.000.

“Cair dengan nominal Rp975.000. Ini di Bank BSI ya,” lanjutnya.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Tedi Rukmana