AYOJAKARTA.COM — Penyaluran bantuan sosial (bansos) selalu menjadi kabar yang dinantikan oleh banyak masyarakat Indonesia, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi seperti saat ini.
Terkait itu, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) menjadi dua program andalan pemerintah yang dihadirkan untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu.
Tak heran jika kabar pencairannya menjadi hal yang selalu ditunggu-tunggu.
Namun, tidak jarang harapan tersebut harus tertunda oleh berbagai proses administratif yang belum rampung.
Hal itu khususnya terjadi pada keluarga penerima manfaat (KPM) yang menerima bansos via kantor pos.
Tidak jarang, mereka mengeluhkan soal pencairan bansos yang berlangsung lebih lambat dibandingkan KPM lainnya.
Lalu, bagaimana dengan pencairan PKH dan BPNT bulan ini? Apakah akan kembali tertunda atau sudah siap disalurkan?
Berdasarkan informasi dari akun TikTok @infobansospemerintah, yang dikutip pada Senin, 14 Oktober 2024, pencairan bansos PKH dan BPNT belum menunjukkan tanda-tanda akan segera dilakukan.
Hal ini diperkuat dengan keterangan yang tertera di SIKS-NG yang juga belum memunculkan data pencairan terbaru.
Kendala utama yang mengakibatkan hal itu terjadi adalah karena adanya pergantian metode pencairan.
Seperti diketahui bahwa penyaluran bansos via kantor pos akan dialihkan ke kartu KKS.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas dalam penyaluran bansos.
Namun, akibat dari perubahan tersebut, proses penyaluran mengalami keterlambatan.
Sebab, proses pencairan masih tertahan pada tahap burikol atau pembukaan rekening kolektif.
Proses pembagian buku rekening atau kartu KKS itu pun masih terus berlangsung.
Oleh karena itu, KPM yang sebelumnya menerima bansos via kartu pos kini masih harus menunggu.
Kendati belum ada kepastian kapan dana akan dicairkan, masyarakat diharapkan tetap memantau informasi terbaru dari pihak terkait dan terus memastikan bahwa datanya sudah tercatat dengan benar di sistem yang ada.***