AYOJAKARTA.COM - Pertumbuhan ekonomi yang terdapat di suatu daerah atau wilayah sangat menarik untuk dibahas.
Terutama kondisi pertumbuhan ekonomi yang ada di kota-kota besar, salah satunya seperti DKI Jakarta.
Sebagaimana diketahui, DKI Jakarta mendapat julukan kota metropolitan, dimana banyak sekali sektor usaha yang berdiri di kota ini.
Bahkan, DKI Jakarta menjadi tujuan masyarakat dari berbagai wilayah untuk mengadu nasib dan mendapatkan pekerjaan.
Baca Juga: Hore! 2 KKS Bank Cair BPNT September-Oktober Rp400 Ribu, Dobel dengan Bansos PKH
Namun, sebelum membahas lebih lanjut mengenai kondisi pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta, akan diulas sedikit tentang pertumbuhan ekonomi itu sendiri.
Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi?
Definisi dari pertumbuhan ekonomi adalah suatu proses dari perubahan kondisi perekonomian yang terjadi di suatu negara secara berkesinambungan.
Tentu untuk menuju ke sebuah keadaan yang dinilai ada progres lebih baik selama jangka waktu tertentu.
Baca Juga: Review Asus Vivobook S15 OLED (S5507): Laptop Copilot+PC yang Stylish dan Kencang!
Kemudian menurut teori, ada 4 faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di suatu daerah.
Keempat faktor tersebut adalah jumlah penduduk, jumlah barang modal, luas tanah dan juga kekayaan alam, lalu teknologi yang dipakai.
Nah, kira-kira di DKI Jakarta sendiri sumber pertumbuhan ekonomi terbesar berasal dari sektor apa?
Dikutip dari laman resmi jakarta.bps.go.id pada Kamis (10/10/24), berikut laporan pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta Triwulan II-2024 menurut Lapangan Usaha (y-on-y).
TRIWULAN II-2023
- Jasa Keuangan: 0,07 persen.
- Konstruksi: 0,25 persen.
- Perdagangan: 0,73 persen.
- Lainnya: 4,09 persen.
- Keseluruhan: 5,14 persen.
Baca Juga: Update Terbaru! Bansos BPNT Alokasi September-Oktober 2024 Sudah Cair di Bank Ini
TRIWULAN I-2024
- Jasa Keuangan: 0,23 persen.
- Konstruksi: 0,65 persen.
- Perdagangan: 0,85 persen.
- Lainnya: 3,05 persen.
- Keseluruhan: 4,78 persen.
TRIWULAN II-2024
- Jasa Keuangan: 1,17 persen
- Konstruksi: 0,68 persen
- Perdagangan: 1,08 persen
- Lainnya: 1,97 persen
- Keseluruhan: 4,90 persen
Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pada Triwulan II-2024 (y-on-y), Jasa Keuangan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 1,17 persen.***