AYOJAKARTA.COM - Pemerintah kembali mencairkan bantuan sosial (bansos) kepada jutaan KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang sebelumnya sempat gagal salur.
Kabar gembira ini disampaikan oleh Kementerian Sosial RI, menyusul pencairan lanjutan untuk program PKH dan BPNT tahap kedua yang berlangsung pada akhir Juni 2025.
Dari total 1,3 juta penerima yang sempat gagal menerima bantuan, sebanyak 405.232 KPM telah berhasil menerima pencairan susulan minggu ini.
Baca Juga: SPMB Jatim 2025 Tahap 3 Dibuka Besok, Ini Cara Cek Peluang Diterima SMA/SMK Jalur Domisili
Sebelumnya, lebih dari 850 ribu KPM telah lebih dulu menerima haknya. Penyaluran dilakukan melalui bank-bank Himbara, dan dipastikan akan terus berlanjut hingga seluruh data KPM diperbaiki dan diverifikasi.
Namun, masih terdapat sekitar 363 ribu KPM yang sampai saat ini masih mengalami kendala teknis seperti rekening tidak aktif, perbedaan data di e-KTP dengan data perbankan, serta kendala teknis lainnya.
Proses perbaikan dan validasi ini sedang dilakukan agar mereka juga segera menerima bansos yang menjadi haknya. Bagi KPM yang belum menerima BPNT tahap kedua, disarankan segera memeriksa KKS masing-masing.
Hal ini penting karena pencairan tambahan berupa penebalan bansos sebesar Rp400 ribu hanya diberikan kepada penerima BPNT yang lolos di tahap kedua.
Baca Juga: BSU Rp600 Ribu Mulai Cair, Segera Cek Rekening Anda!
Selain uang tunai, bantuan ini juga disertai beras 20 kg dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Program penebalan ini dirancang sebagai stimulus tambahan, menyasar 14,3 juta penerima aktif.
Penyaluran direncanakan akan selesai pada akhir Juni 2025, yaitu bersamaan dengan penyaluran bantuan beras 10 kg di berbagai daerah.
Proses Pencairan Lewat Bank dan PT Pos Indonesia
Sementara itu, KPM yang menerima bantuan dari PT Pos Indonesia harus sedikit bersabar. Karena diketahui bahwa sistem penyaluran masih dalam proses transisi, yaitu dari PT Pos ke bank Himbara menggunakan KKS Merah Putih.
Baca Juga: Anti Panas saat Gaming! Realme 14 5G Bawa Vapor Chamber dan Layar Amoled 120Hz, Worth It Banget
Dalam tahap ini, Kementerian Sosial tengah menyiapkan rekening kolektif, undangan pencairan, hingga proses distribusi fisik oleh RT setempat.
Jika Anda termasuk penerima yang biasanya mencairkan bansos di kantor pos, tunggu informasi lebih lanjut dari pendamping sosial di wilayah masing-masing. Dipastikan seluruh proses ini akan diselesaikan sebelum akhir bulan.
Stimulus Tambahan: Dari Rp500 Ribu Hingga Rp5 Juta
Selain bansos reguler seperti PKH dan BPNT, pemerintah juga menyalurkan sejumlah stimulus tambahan, seperti:
Baca Juga: CMB Catat! Ini Jadwal Resmi SPMB Jabar Tahap 2 2025, Pendaftaran Dibuka 24 Juni sampai 1 Juli
- Rp500 ribu bagi KPM lansia di atas 70 tahun (khusus wilayah Jawa Timur).
- Rp600 ribu untuk penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) di berbagai wilayah Indonesia.
- Rp5 juta untuk peserta Program PENA (Pahlawan Ekonomi Nusantara) yang lolos verifikasi.
Pemberian stimulus ini merupakan salah satu bagian dari perluasan manfaat bansos yang ditujukan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat prasejahtera.***