AYOJAKARTA.COM – Selain menggunakan metode perbankan atau melalui kartu KKS Bank Himbara, penyaluran bansos bagi KPM juga dilakukan dengan melibatkan PT Pos Indonesia.
Dilibatkannya PT Pos Indonesia dalam penyaluran bansos bagi para KPM, selain karena cakupan wilayah luas juga disebabkan oleh biaya operasional yang relatif murah.
Di samping itu, PT Pos Indonesia juga berperan untuk mengakomodir KPM bansos di seluruh Indonesia yang sempat terkendala data penerima.
Sehingga dalam proses pencairan bansos dengan metode penyaluran melalui PT Pos Indonesia, peran dari Pendamping Sosial cukup signifikan.
Sejalan dengan perubahan metode pendataan yang lebih adaptif dengan teknologi, peran perbankan kembali dioptimalkan.
Salah satu upaya yang kemudian dilakukan oleh Kementerian Sosial sebagai penyalur bansos adalah dengan melakukan peralihan data dari PT Pos ke Bank Himbara.
Sebagai bagian dari rangkaian tahapan proses yang perlu dilakukan terkait peralihan, adalah dengan melakukan Burekol atau Pembukaan Rekening Kolektif.
Namun demikian, dalam proses peralihan metode penyaluran bantuan bagi KPM bansos dari PT Pos ke Bank Himbara tidak selalu lancar atau mengalami kendala.
Akibatnya, tidak sedikit KPM bansos yang status penerimaannya terpaksa ditidurkan atau ditunda penyalurannya hingga padanan data benar-benar terjadi.
Beberapa penyebab KPM bansos yang sudah melakukan tahap Burekol namun tidak mendapat Kartu KKS, disebabkan karena lima alasan.
Alasan pertama Burekol gagal menjadi Kartu KKS bagi KPM bansos adalah karena adanya perbedaan data penerima.
Bukan saja karena ada kekeliruan di sistem Pihak Kementerian atau Perbankan, perbedaan data juga bisa terjadi dari pengajuan di wilayah asal KPM.
Penyebab kedua gagalnya KPM bansos menerima KKS baru sebagai peralihan dari PT Pos Indonesia adalah sudah meninggal dunia sehingga tidak bisa diserahkan ke pemilik asli.
Namun demikian, Pendamping Sosial bisa mengajukan usul agar perwakilan keluarga yang sudah ber-KTP bisa menjadi ahli waris.
Karena tidak bisa diwakilkan, penyebab ketiga KPM bansos gagal menerima KKS Bank Himbara adalah pindah keluar daerah dan terjadi perubahan data secara tiba-tiba.
Penyebab keempat KPM gagal menerima kartu KKS peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara adalah karena DTKS selalu dilakukan pemutakhiran, sehingga bisa tertolak secara otomatis.
Penyebab kelima KPM Bansos tidak lagi tercatat sebagai penerima manfaat adalah akibat terjadi sanggahan dari warga terkait status KPM yang dinilai orang mampu.***