AYOJAKARTA.COM - Bantuan sosial atau Bansos ada banyak macamnya. Bansos yang kabarnya paling sering ditunggu KPM (Keluarga Penerima Manfaat) adalah PKH dan BPNT.
Bansos PKH dan BPNT awalnya memiliki dua metode pencairan. Pertama tunai melalui PT Pos Indonesia. Kedua non tunai via KKS (Kartu Keluarga Sejahtera).
Namun, saat ini pencairan bansos PKH dan BPNT yang melalui PT Pos Indonesia mengalami peralihan ke KKS.
Sudah sampai di mana tahap bansos PKH dan BPNT alokasi Juli hingga September yang peralihan?
Berikut updatenya atau informasi terbaru dikutip dari YouTube DIARY BANSOS pada Minggu, 1 September 2024:
Pemilik YouTube DIARY BANSOS adalah seorang pendamping sosial bansos di daerahnya yaitu Kabupaten Banyuwangi. Dia mengatakan kalau saat ini untuk PKH dan BPNT yang peralihan masih memasuki tahap burekol.
Tahap burekol atau pembukaan rekening kolektif. KPM akan mendapatkan kartu dan buku rekening baru.
Namun di daerah pemilik YouTube DIARY BANSOS, KKS dan buku rekeningnya masih belum didistribusikan.
“Masih dalam proses burekol. Pembukaan rekening kolektif. Di daerah kami, Kabupaten Banyuwangi, masih belum didistribusikan buku tabungan baru atau KKS baru,” ujarnya.
Ia juga mengatakan kalau pihak bank penyalur belum menghubungi dinas sosial yang menjadi stakeholder.
“Pihak banknya pun masih belum menghubungi pihak dinas sosial sebagai stakeholder dalam proses pembuatan rekening secara kolektif untuk KPM peralihan Pos ke KKS ini,” jelasnya.
Apabila dicek statusnya di aplikasi SIKS-NG buatan Kementerian Sosial, statusnya juga masih burekol.
“Ketika dicek di SIKS-NG, memang statusnya di situ adalah burekol dan penyalurnya bukan lagi Pos tapi bank,” lanjutnya.
Setiap daerah memiliki bank penyalur yang berbeda. Di daerah Kabupaten Banyuwangi adalah Mandiri. Sedangkan di Provinsi Aceh adalah bank BSI.
“Di wilayah kami (Kabupaten Banyuwangi) adalah Mandiri. Masih sebagian kecil daerah yang terpantau mendistribusikan buku rekening juga KKS baru yaitu daerah Provinsi Aceh, Sleman, Purbalingga, Garut, belum menyeluruh,” ujarnya.