AYOJAKARTA.COM – Setelah jadwal penyaluran bansos PKH dan BPNT secara resmi ditetapkan, para KPM mulai merasakan manfaat bantuan.
Disamping menanti undangan dari PT Pos Indonesia, proses pencairan bansos PKH dan BPNT juga dilakukan melalui KKS terbitan Bank Himbara.
Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah wilayah, proses pencairan bansos PKH dan BPNT via Kartu KKS telah terdistribusi secara menyeluruh.
Baca Juga: Update Bansos Juni 2025: PKH dan BPNT Tahap 2 Cair Bertahap, Ada Tambahan Rp400 Ribu Juga
Selain sudah disalurkan oleh Bank BSI bagi warga Aceh, penyaluran bantuan juga telah diterima oleh sebagian pemilik kartu KKS Bank BNI, BRI serta Bank Mandiri.
Didahului oleh Bank BSI pada tanggal 11 Juni 2025 khusus bagi warga Aceh, proses pencairan bansos PKH dan BPNT mulai diikuti oleh Bank Himbara lainnya.
Menempati posisi runner up, proses pencairan bansos disusul oleh Bank Mandiri pada malam tanggal 12 bagi KPM BPNT.
Proses penyaluran bansos PKH dan BPNT oleh dua Bank Himbara lainnya, tercatat mulai dilakukan pada tanggal 13 Juni 2025 oleh Bank BNI serta BRI.
Baca Juga: Update Terbaru! Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2, Bank Mana yang Sudah Menyalurkan ke KPM?
Meski belum mencakup kepada seluruh penerima, proses pencairan bansos PKH atau BPNT bagi pemegang kartu KKS akan terus disalurkan.
Sebagaimana telah menjadi ketentuan Kemensos, tidak semua KPM bansos di tahap pertama akan kembali menerima bantuan pada tahap kedua.
Adanya perubahan terkait parameter kekuatan ekonomi dan acuan penyaluran, membuat keluarga Indonesia digolongkan ke dalam pengelompokan Desil.
Berdasarkan pada regulasi terbaru, pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua akan lebih diprioritaskan bagi KPM dengan kategori Desil I hingga Desil IV.
Terkait jumlah nominal yang akan diterima oleh para KPM, masing-masing penerima manfaat akan mendapatkan bantuan sesuai dengan komponen.
Meski demikian, nominal pencairan bantuan yang diterima oleh KPM PKH memungkinkan untuk mencapai besaran Rp 2,600,000 pada penyaluran tahap kedua serta bahkan lebih.
Adapun kategori KPM PKH yang berpotensi besar bisa mendapatkan bansos sedikitnya Rp 2,600,000 pda pencairan tahap kedua adalah pemilik Komponen tertentu.
Mengacu pada regulasi, nominal pencairan bansos PKH akan disesuaikan berdasarkan pada jumlah komponen dalam satu keluarga.
KPM memiliki Komponen Kesehatan bagi Ibu Hamil atau Balita, Komponen Pendidikan serta Kesejahteraan sangat mungkin mendapat bantuan lebih dari KPM lainnya.
Berdasarkan pada skema pencairan, jumlah pemberian dari masing-masing komponen memiliki nominal bantuan berbeda.
Semakin banyak komponen dimiliki oleh satu KPM PKH, peluang mendapat bansos lebih besar akan menjadi lebih mungkin diterima.
Bukan hanya berlaku bagi KPM PKH, penerima BPNT juga mungkin untuk memperoleh lebih banyak bantuan lewat program Penebalan Bantuan. ***