Ekonomi

Bansos PKH Juli-Agustus 2024 Komponen Naik Jenjang Cair Lagi, Benarkah Nominal Masih Sama? Cek di Sini

Oleh: Nisrina Harum Lestari Rabu 14 Agu 2024, 07:00 WIB
Untuk KPM PKH yang memiliki komponen naik jenjang yaitu balita ke SD, SD ke SMP, SMP ke SMA, SMA dan lulus tapi memiliki komponen lainnya di beberapa hari ini banyak yang melaporkan sudah ada saldo masuk bantuan PKH-nya.

AYOJAKARTA.COM – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) alokasi Juli-Agustus 2024 terpantau masih dicairkan oleh bank penyalur.

Seperti yang diketahui, bantuan PKH Juli-Agustus 2024 mulai dicairkan sejak akhir bulan Juli 2024 lalu.

Namun, belum semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima saldo bantuan PKH Juli-Agustus 2024 masuk di rekeningnya, khususnya bagi yang memiliki komponen naik jenjang.

Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos pada Rabu (14/8/2024), saat ini pencairan bansos Juli-Agustus telah memasuki termin kedua.

Untuk KPM PKH yang memiliki komponen naik jenjang yaitu balita ke SD, SD ke SMP, SMP ke SMA, SMA dan lulus tapi memiliki komponen lainnya di beberapa hari ini banyak yang melaporkan sudah ada saldo masuk bantuan PKH-nya.

Akan tetapi, KPM PKH tidak perlu kaget melihat jumlah saldo yang masuk di rekeningnya masih untuk komponen yang lama.

Baca Juga: 5 Fakultas dengan IPK Maksimal Tertinggi di Universitas Jenderal Soedirman, Tembus 4,00!

Misalnya untuk komponen dari SD ke SMP, seharusnya nominal yang didapatkan menyesuaikan dengan komponen SMP, akan tetapi di tahap kali ini yang diterima masih untuk komponen SD.

Nominal bantuan PKH naik jenjang akan mulai menyesuaikan dengan komponen yang dimiliki di tahap berikutnya yaitu periode September-Oktober.

Jika ada KPM yang memiliki komponen berupa siswa SD satu orang dan balita ke SD akan tetapi yang dicairkan hanya untuk komponen SD, maka tidak ada pencairan susulan.

Perlu diketahui bahwa dalam penyaluran bantuan sosial tidak ada istilah disusul.

Baca Juga: 5 Ide Usaha Kuliner Rumahan yang Bisa Bikin Cepat Kaya, Cukup Mengandalkan Ojek Online

Jadi, yang tetap dicairkan sesuai dengan nominal yang tertera di data SP2D.

Apabila di periode Juli-Agustus yang dicairkan baru komponen SD-nya saja dan komponen naik jenjang belum, maka di SP2D yang tertera hanya untuk komponen SD.

Pihak bank penyalur melakukan top up atau transfer saldo ke rekening KPM sesuai dengan nominal yang ada di SP2D.

Tetapi, kemungkinan besar untuk komponen naik jenjang tersebut akan dicairkan di tahap berikutnya.

Terpantau saat ini ada banyak KPM yang melaporkan telah menerima saldo masuk di rekeningnya dengan nominal yang bervariatif mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 550 ribu.

Salah satunya seperti KPM asal Aceh yang sudah mendapatkan saldo senilai Rp 585 ribu di kartu KKS Bank BSI.

Kemudian, ada juga KPM asal Pemalang yang telah menarik saldo bantuan masuk senilai Rp 400 ribu dari rekening Bank BNI.

Jadi, pencairan kali ini didominasi oleh Bank BSI dan BNI khususnya bagi KPM yang pada termin pertama kemarin belum cair dan memiliki komponen naik jenjang.

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Aris Abdulsalam