AYOJAKARTA.COM – Dalam dunia pertanian, mencari tanaman yang cepat panen dan memberikan keuntungan yang stabil adalah impian banyak orang.
Salah satu solusi yang menawarkan keuntungan tersebut adalah budidaya tauge.
Tanaman ini tidak hanya memiliki waktu panen yang singkat, tetapi juga memiliki permintaan pasar yang tinggi dan modal yang relatif kecil.
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Adam Farms Indonesia yang diunggah 9 Maret 2024, berikut budidaya tauge yang empat hari langsung panen dan menjadi peluang usaha dan proses produksinya.
Tauge, atau kecambah, adalah sayuran yang berasal dari kacang hijau dan dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan.
Dengan waktu panen yang hanya memerlukan sekitar 4 hari, tauge menjadi pilihan ideal untuk para petani urban atau mereka yang ingin memulai usaha pertanian dengan modal minim.
Selain itu, harga tauge cenderung stabil dan permintaannya selalu tinggi, menjadikannya sebagai peluang usaha yang menjanjikan.
Tauge mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin K, folat, dan zat besi. Beberapa manfaat kesehatan dari tauge meliputi:
- Tauge dapat membantu meningkatkan kualitas sperma, menjadikannya pilihan baik bagi mereka yang memperhatikan kesehatan reproduksi.
- Konsumsi rutin tauge dapat menurunkan risiko berbagai penyakit degeneratif.
- Tauge membantu dalam pengendalian gula darah, bermanfaat untuk penderita diabetes.
- Kandungan zat besi dan vitamin K pada tauge berperan dalam pembentukan sel darah merah dan penguatan tulang.
Dalam video dijelakan contoh seorang yang memulai menanam tauge dalam menambah penghasilan.
Saiful Bahri, seorang pembudidaya tauge dengan pengalaman 7 tahun, membuktikan bahwa usaha budidaya tauge bisa sangat menguntungkan.
Dengan omset mencapai 60-80 juta per bulan, Saiful menunjukkan bahwa budidaya tauge bisa menjadi sumber pendapatan utama.
Perhitungan keuntungan dalam usaha budidaya tanaman tauge:
- Dari 1 kg kacang hijau, dapat dihasilkan 7-8 kg tauge.
- Harga kacang hijau sekitar Rp25.000/kg, sementara harga tauge berkisar Rp8.000/kg.
- Dengan produksi harian 50 kg kacang hijau, dapat dihasilkan sekitar 350 kg tauge, dengan potensi pendapatan harian sekitar 2,8 juta rupiah.
Dalam sebulan, pendapatan bisa mencapai sekitar Rp84 juta rupiah, dan dengan produksi harian yang konsisten, keuntungan bisa lebih tinggi, terutama selama bulan Ramadhan ketika permintaan meningkat.
Baca Juga: Daftar Formasi CPNS untuk Lulusan S1 Manajemen di Kementerian dan Non Kementerian
Budidaya tauge tidaklah sulit dan dapat dilakukan dalam skala kecil maupun besar. Berikut adalah langkah-langkah sederhana dalam proses budidaya tauge:
1. Bersihkan kacang hijau, buang yang jelek atau mengambang.
2. Rendam kacang hijau selama kurang lebih 3 jam, kemudian tiriskan.
3. Masukkan kacang hijau ke dalam wadah dengan alas terpal atau toples plastik.
Untuk budidaya skala besar, pastikan penyiraman dilakukan setiap 3 jam dan tempat penyimpanan harus gelap agar kualitas kecambah terjaga.
4. Setelah kecambah tumbuh, panen tauge siap dilakukan.
Budidaya tauge menawarkan peluang usaha yang menguntungkan dengan modal yang relatif kecil dan proses produksi yang sederhana.