Ekonomi

Bantuan PKH Alokasi Mei-Juni Sudah Mulai Disalurkan, 2 Bank Penyalur dan Wilayah Ini Cair Duluan

Oleh: Fitri Nurjanah Rabu 22 Mei 2024, 16:17 WIB
Ada lima kriteria atau kategori yang mendapatkan bantuan ini, yaitu ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.

AYOJAKARTA.COM – Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dikabarkan sudah mulai dicairkan pada bulan Mei ini.

Dikutip dari Youtube Naura Vlog, Rabu, 22 Mei 2024, terdapat dua bank penyalur yang sudah mulai mencairkan bantuan ini.

Bank penyalur yang sudah mencairkan yaitu Bank Syariah Indonesia (BSI), dan wilayah yang paling banyak mencairkan bantuan adalah wilayah Aceh.

Hal ini dapat dilihat dari adanya bukti pencairan sebesar Rp500.000 yang ditunjukkan oleh salah satu KPM, pada Selasa, 21 Mei 2024 kemarin.

Jumlah bantuan Rp500.000 diperkirakan telah diterima oleh KPM yang memiliki kategori balita atau ibu hamil.

Baca Juga: Berminat Ikut SPMB PKN STAN? Berikut Data Rekapitulasi Seleksi 2023

Kemudian bank kedua yang mulai mencairkan bantuan PKH alokasi Mei-Juni 2024 adalah Bank Negara Indonesia (BNI).

Wilayah yang sudah mulai mencairkan bantuan PKH di Bank BNI saat ini adalah wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

Dengan mulai dicairkannya bantuan PKH di dua bank penyalur saat ini, tidak menutup kemungkinan dua bank penyalur lainnya yakni Mandiri dan BRI juga akan segera mencairkan bantuan.

Diketahui, bantuan PKH merupakan bantuan yang secara rutin disalurkan oleh pemerintah kepada para KPM yang namanya telah terdaftar di DTKS Kementerian Sosial.

Ada lima kriteria atau kategori yang mendapatkan bantuan ini, yaitu ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.

Baca Juga: Tips Aman Mengemudikan Mobil Matic di Tanjakan, Harus Tahu Kapan Gas dan Rem!

Bantuan PKH disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan wilayah atau domisili KPM itu sendiri.

Oleh sebab itu, bagi KPM yang merasa namanya terdaftar di DTKS dan menjadi salah satu yang menerima bantuan PKH untuk terus memantau informasi terbaru mengenai pencairan bantuan ini.

Reporter Fitri Nurjanah
Editor Aris Abdulsalam