AYOJAKARTA.COM - Bantuan sosial (bansos) terus disalurkan pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Ada dua pihak penyalur yang ditentukan pemerintah. Bank himbara, BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI serta PT Pos Indonesia.
Bank himbara menyalurkannya secara non tunai dengan cara di transfer lewat Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) merah putih.
Sedangkan yang melalui PT Pos Indonesia secara langsung dan tunai.
Baca Juga: 6 Tanda Kamu Kecanduan Stres, Merasa Bersalah Setiap Santai Salah Satunya
Bagi KPM yang memiliki KKS saat ini menunggu bansos untuk alokasi Mei - Juni. Baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Dilansir Ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos Jumat 10 Mei 2024, bagi KPM yang memiliki KKS saat ini tengah menanti pencairan PKH dan BPNT Mei - Juni.
Pasalnya dalam beberapa hari ini, banyak KPM yang membagikan bukti penarikan dari bank penyalur dengan nominal yang berbeda-beda.
Baca Juga: Periode Salur Sudah Berubah di SIKS-NG! Bansos PKH, BPNT dan BLT Mitigasi Risiko Pangan Segera Cair?
Mereka mengaku statusnya adalah KPM BPNT murni dan mempertanyakan apakah uang yang masuk itu BPNT atau PKH alokasi Mei.
Karena KPM-nya tidak sebanyak saat periode salur seperti biasanya, ini membuat KPM yang lain kebingungan.
Bahkan sebagian sampai mempertanyakan ke pendamping sosial mereka. Kenapa mereka belum dapat bansos, sedangkan KPM lain sudah.
Ketika ditelusuri terutama di sistem SIKS-NG, untuk bansos PKH dan BPNT Status Perintah Pencairan Dana (SP2D) masih strip (-) semua.
Artinya untuk periode salur Mei - Juni belum ada. Terutama untuk PKH.
Sedangkan yang BPNT sudah muncul untuk 1 bulan, Mei saja. Artinya, KPM akan menerima saldo Rp 200 ribu.
Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya periode salur itu dapat berubah-ubah. Jika saat ini muncul 1 bulan, beberapa saat berikutnya bisa muncul 2 bulan dan tidak menutup kemungkinan kembali ke 1 bulan lagi.
Saat ini, bagi KPM yang mendapati KKSnya ada tambahan saldo adalah KPM PKH BPNT hasil validasi by sistem.
Itu untuk menggenapkan 10 juta KPM PKH di seluruh Indonesia. Jadi dari Kemensos otomatis mengambil data dari KPM BPNT murni yang dianggap layak lalu dan dicairkan.***
Baca Juga: Pria Wajib Tahu! Ini 10 Tanda Wanita Setia, Jangan Sampai Disia-siakan