AYOJAKARTA.COM - Para Keluarga Penerima Manfaat atau KPM segera mendapat BPNT alokasi Februari Maret tahun 2024.
Hal itu dipastikan setelah sumber di Youtube Diary Bansos menyatakan status SIKS-NG sudah verifikasi rekening baik yang dicairkan lewat PT Pos Indonesia maupun yang lewat kartu KKS
Update status SIKS-NG tersebut diperoleh hari ini, Selasa tanggal 27 Februari 2024.
Sumber Diary Bansos menjelaskan fix bantuan alokasi Februari Maret tahun 2024 cair sekaligus sebesar Rp400.000.
Dalam beberapa hari terakhir ini, beredar informasi bahwa telah turun surat dari pihak penyalur yaitu PT Pos Indonesia terkait dengan penundaan sementara penyaluran BPNT alokasi Januari tahun 2024.
Informasi ini penting terutama bagi KPM yang mungkin masih belum tersalurkan bantuannya
Namun bagi KPM yang sudah tersalur bantuan alokasi bulan Januari, tentu tidak terdampak terkait dengan surat dari PT Pos Indonesia ini
Alasan ditundanya proses penyaluran bantuan BPNT alokasi Januari tahun 2024 ini dikarenakan Kementerian Sosial Republik Indonesia sedang mengolah data. Artinya nanti dari Kemensos akan menambahkan alokasi bayarnya menjadi triwulan yaitu Januari Februari Maret.
Dengan data terbaru, maka para KPM yang sudah cair bantuan BPNT alokasi Januarinya, dana yang masih belum tersalur adalah alokasi Februari Maret atau 2 bulan.
Saat ini status di SIKS-NG akun supervisor yang ada di dinas sosial kabupaten kota melalui monitor data salur Bansos periode Februari Maret tahun 2024 baik yang lewat PT Pos Indonesia maupun kartu KKS saat ini sudah memasuki proses verifikasi rekening
Setelah verifikasi, maka Kemensos akan mengecek terkait dengan rekening para keluarga penerima manfaat. Ketika nanti hasilnya tidak ada persoalan maka akan tertera berhasil cek rekening.
Namun ketika ada persoalan maka hasilnya akan berbunyi "gagal cek rekening" atau "gagal omspan".
Jika keterangannya berhasil cek rekening, maka akan masuk ke tahap selanjutnya yaitu penerbitan yang namanya SPM atau Surat Perintah Membayar.
Dengan demikian sudah bisa dipastikan alokasi bulan Februari Maret cair sekaligus sebesar Rp400.000.
Bagi KPM BPNT murni ataupun KPM BPNT plus PKH yang alokasi bulan Januari sudah tersalurkan, maka di bulan suci Ramadan nanti kemungkinan besar akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta.
Rinciannya Rp600.000 adalah bantuan BLT mitigasi risiko pangan, kemudian ditambah Rp400.000 BPNT alokasi Februari Maret.
Sedangkan bagi KPM yang alokasi Januarinya belum dicairkan, maka pada Maret ada kemungkinan mendapatkan total bantuan sekitar Rp1.200.000.
Jumlah tersebut berasal dari Rp600.000 bantuan BLT mitigasi risiko pangan ditambah BPNT yang dicairkan 3 bulan sekaligus sebesar Rp600.000.