AYOJAKARTA.COM -- Sehari jelang hari H pencoblosan Pemilu 2024, penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) dihentikan sementara. Bagaimana kelanjutan pencairan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT hingga beras 10 kg?
Seperti yang diketahui, besok atau tepatnya tanggal 14 Februari akan ditetapkan sebagai hari libur nasional agar masyarakat dapat melakukan pencoblosan.
Kemudian, setelah pemilu 2024 nanti selesai, kira-kira bansos apa saja yang akan kembali dilanjutkan pencairannya?
Untuk mengetahui informasi lengkapnya simak keterangan dari petugas pendamping sosial melalui kanal YouTube DIARY BANSOS pada (13/2/24) yang disajikan dalam artikel berikut ini.
Diinformasikan bahwa tepat hari ini di tanggal 13 Februari 2024 atau H-1 Pemilu, untuk bantuan sosial (bansos) yang dicairkan secara tunai melalui PT Pos Indonesia sudah dihentikan sementara.
Namun KPM tidak perlu sedih, pasalnya pencairan bansos nanti akan dilanjutkan kembali setelah pemilu atau setelah tanggal 14 Februari tahun 2024.
Hal ini menyusul adanya beberapa informasi yang disampaikan oleh pihak PT Pos Indonesia ataupun dari pihak penyelenggara bantuan sosial seperti Badan Pangan Nasional yang menyebut bahwa untuk penyaluran bansos sebelum pemilu dihentikan sementara.
Baca Juga: Beasiswa KIP Kuliah 2024 Resmi Dibuka, Begini Prosedur Pendaftaran yang Wajib Diketahui
Sebagai contoh untuk penyaluran bantuan pangan berupa beras dengan berat 10 kilogram yang mulai dari tanggal 8 hingga tanggal 14 Februari Tahun 2024 proses penyalurannya dihentikan atau di stop sementara karena untuk menghormati kegiatan pemilu 2024.
Akan tetapi, nanti proses penyalurannya bakal kembali dilanjutkan setelah pemilu, tentunya ada yang menjadwalkan di tanggal 15 Februari, ada juga yang 16 Februari.
Tentunya untuk penjadwalan terkait pencairan bansos ini tergantung keputusan dari daerah masing-masing.
Kabar baiknya, terpantau ada 4 bantuan sosial yang positif akan dilanjutkan proses pencairannya setelah pemilu, berikut daftarnya.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Bansos pertama yang bakal kembali disalurkan setelah pemilu adalah PKH Tahap 1 untuk alokasi Januari-Februari-Maret yang cair lewat PT Pos Indonesia.
Sebagai informasi, bansos PKH yang cair melalui PT Pos Indonesia memang disalurkan per 3 bulan sekali.
Kemudian proses penyalurannya sendiri sebenarnya sudah dimulai sebelum pemilu, namun untuk menghormati kegiatan pemilu dan hari tenang maka proses penyalurannya dilakukan di kantor pos cabang di setiap daerah.
Jadi apabila ada KPM yang masih belum cair bantuan PKH-nya, pihak PT Pos Indonesia akan menyalurkan setelah pemilu dan karena cair setelah pemilu maka pencairannya akan ditempatkan di titik komunitas seperti di kantor desa atau kantor kelurahan.
Baca Juga: MANTAP! 3 Daerah Berikut Sudah Mencairkan Bansos PKH BPNT Tahap 1 lewat Pos Hari Ini
Perlu dicatat juga bahwa untuk pencairan bantuan PKH antara KKS dan Kantor Pos memang berbeda, dimana yang melalui PT Pos Indonesia cairnya per 3 bulan, dan yang melalui KKS cairnya per dua bulan.
2. BPNT
Selanjutnya bansos kedua yang bakal dicairkan setelah Pemilu adalah BPNT alokasi satu bulan yakni Januari 2024 yang cair lewat PT Pos Indonesia.
Dipastikan untuk proses pencairannya akan dibersamakan dengan bansos PKH, yaitu dilanjut setelah pemilu dan prediksi jadwalnya juga sama.
Bedanya untuk bansos BPNT ini, baik yang cair lewat Kartu KKS maupun kantor pos, periode salurnya sama-sama 1 bulan yaitu Januari 2024 sebesar Rp200 ribu.
Baca Juga: BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp.600.000 Cair untuk 4.789 KPM? Cek Faktanya!
3. BERAS 10 KILOGRAM
Kemudian berikutnya ada bantuan cadangan beras pemerintah berupa beras 10 kilogram yang juga positif akan kembali cair setelah Pemilu 2024.
Untuk bansos beras 10 kilogram ini, dari pihak penyalur seperti Badan Pangan Nasional mengatakan bahwa dalam rangka menghormati pemilu maka penyaluran bantuan beras dihentikan sementara mulai dari tanggal 8 hingga 14 Februari 2024.
Setelah itu akan dilanjutkan proses penyalurannya, jadi bagi daerah yang masih belum tersalurkan untuk alokasi bulan Januari akan disalurkan periode bulan Januari-nya.
Namun bagi daerah yang sudah tersalurkan untuk alokasi bulan Januari-nya maka akan disalurkan bulan Februari-nya.
Perlu dicatat untuk para KPM yang menerima bantuan pangan beras 10 kilogram tahun 2024 ini datanya diambil dari data P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim) sehingga sumber datanya ini berbeda dengan penyaluran bantuan beras 10 kilogram di tahun 2023.
Baca Juga: PIP Kemdikbud Tahap 1 Periode Februari Cair hingga Rp1,8 Juta, Update Cek Data Penyaluran Tahun 2024
Fenomena di lapangan banyak sekali penerima bansos PKH BPNT yang tidak dapat, toh misalkan dapat itu biasanya atas nama keluarganya jadi bisa disimpulkan si KPM tersebut masuk ke dalam data miskin ekstrem.
4. BLT Mitigasi Risiko Pangan
Bansos terakhir yang bakal dicairkan setelah Pemilu 2024 adalah pengganti BLT El Nino yaitu BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 ribu.
Dari pantauan petugas pendamping sosial tersebut hingga hari ini untuk update terbaru BLT Mitigasi Risiko Pangan ini belum dicairkan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial RI.
Untuk pencairannya sendiri ada yang lewat kantor Pos dan Kartu KKS dengan sasaran penerima sebanyak 18,8 juta KPM yang semua datanya diambil dari DTKS.
Baca Juga: Begini Tata Cara Pendaftaran KIP Kuliah 2024, Pelamar Wajib Terdaftar di DTKS?
Untuk itu bagi KPM penerima PKH dan BPNT siap-siap saja setelah pemilu kemungkinan besar BLT Mitigasi Risiko Pangan akan mulai dicairkan.
Hanya saja untuk kepastiannya di tanggal berapa dan minggu keberapa, hal tersebut masih belum ada update terbaru dari pemerintah.
Demikian informasi mengenai 4 bantuan sosial (bansos) yang positif akan dilanjutkan pencairannya setelah Pemilu 2024 selesai.***