AYOJAKARTA.COM -- Pencairan Bansos PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT Tahap 1 tahun 2024 terus dilakukan secara bertahap melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan kantor Pos di bulan Februari 2024.
Hingga tanggal 9 Februari 2024 terpantau sudah ada pencairan lagi bansos PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2024 dengan nominal yang beragam.
KPM PKH murni, BPNT murni, maupun PKH+BPNT terus mendapatkan pencairan bansos PKH dan BPNT baik dicairkan secara non tunai melalui KKS atau tunai melalui kantor Pos.
Periode salur bansos PKH Tahap 1 2024 berbeda sesuai agen penyalurnya.
Jika dicairkan melakui KKS, periode pencairan PKH adalah Januari-Februari 2024 sedangkan jika pencairan melalui PT Pos Indonesia, periode salurnya Januari-Maret 2024.
Berbeda dengan bansos BPNT Tahap 1 tahun 2024, periode salue baik melalui KKS atau PT Pos Indonesia adalah sama yaitu Januari 2024.
Untuk sekarang Kemensos RI terus mengupayakan pencairan dana bansos PKH dan BPNT Tahap 1 sebelum Pemilu 2024 tanggal 14 Februari.
Baca Juga: MAAF! Bansos Beras 10 kg Dihentikan Pemerintah untuk Sementara Waktu, Kapan Dicairkan Lagi?
Prioritas penerima Bansos PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) masih sama dengan tahun sebelumnya yaitu KPM tidak mampu atau rentan miskin yang terdaftar di DTKS Kemensos RI dan juga tercatat di data P3KE Kemenko PMK.
Tujuan pemberian bansos reguler baik PKH maupun BPNT adalah untuk membantu KPM dalam mencukupi pemenuhan kebutuhan pangan, menjaga daya beli masyarakat akan bahan pokok, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan.
Lalu berapakah nominal bantuan PKH dan BPNT yang akan diterima oleh KPM untuk periode pencairan Tahap 1 2024?
Untuk bantuan PKH yang cair melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara (Sementara terpantau BRI, BNI dan Mandiri) periode salur Januari-Februari 2023, sebagai berikut:
Baca Juga: Perhatian! Penyaluran Bansos Dihentikan Sementara untuk Jenis Ini, KPM Harus Tahu
- Anak SD Sederajat Rp150 ribu
- Anak SMP Sederajat Rp225 ribu
- Anak SMA/SMK Sederajat Rp334 ribu
- Lansia berumur 60 tahun ke atas Rp400 ribu
- Penyandang disabilitas berat Rp400 ribu
- Anak usia dini (0-6tahun) Rp500 ribu
- Ibu hamil Rp500 ribu
Sedangkan untuk pencairan melalui PT Pos Indonesia, rincian nominal bantuan, sebagai berikut:
- Anak SD Sederajat Rp225 ribu
- Anak SMP Sederajat Rp375 ribu
- Anak SMA/SMK Sederajat Rp500 ribu
- Lansia berumur 60 tahun ke atas Rp600 ribu
- Penyandang disabilitas berat Rp600 ribu
- Anak usia dini (0-6tahun) Rp750 ribu
- Ibu hamil Rp750 ribu
Sedangkan untuk nominal bantuan BPNT Tahap 1 tahun 2024 baik yang cair di KKS (BRI, BNI, Mandiri , BSI) atau PT Pos Indonesia besarannya sama Rp 200 ribu.
Baca Juga: Banjir Bansos Sebelum Pemilu! BLT Cair Dipercepat, KPM PKH BPNT Auto Bahagia
Dilansir AyoJakarta.com melalui unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos (9/2/24), terpantau pencairan lagi untuk bansos PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2024 di KKS dan PT Pos Indonesia.
Khusus yang cair melalui PT Pos Indonesia, terpantau di Kabupaten Banyuwangi sudah mulai mencairkan bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2024 kepada 2.700 KPM, dengan rincian sebagai berikut:
- Kelurahan Kampung Melayu: 216 KPM
- Kelurahan Temanggungan: 125 KPM
- Kelurahan Kertosari: 528 KPM
- Kelurahan Sobo: 364 KPM
- Kelurahan Kebalenan: 288 KPM
- Kelurahan Tamanbaru 180 KPM
Jadi total KPM yang mendapatkan pencairan dana PKH+ BPNT adalah 1.700 KPM yang disalurkan melalui Kanto Pos Kabupaten Banyuwangi.
Lalu ada lagi pencairan di Kantor Pos Besuki Rahmat Kabupaten Banyuwangi, antara lain Kelurahan Singotrunan sebanyak 392 KPM dan Kelurahan Lateng sebanyak 607 KPM sehingga total adalah 999 KPM.
Lalu berdasarkan pantauan Pendamping PKH ada juga saldo masuk di KKS ATM Merah Putih Bank BNI sebesar Rp 600ribu.
Banyak yang penasaran apakah bantuan tersebut adalah BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Bantuan masuk KKS Rp600 ribu dipastikan bukan BLT Mitigasi Risiko Pangan melainkan pencairan PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2024.
Dana bantuan cair di KKS Rp600 ribu diberikan untuk kategori penerima komponen Lansia atau Penyandang Disabilitas berat sebesar Rp400 ribu ditambah bantuan BPNT Tahap 1 Rp200 ribu.
Untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan belum ada progres terbaru di tampilan SIKS-NG sehingga diestimasikan bahwa pencairannya masih beberapa minggu ke depan mungkin setelah Pemilu 2024.
Oleh karena itu, bagi KPM PKH dan PKH + BPNT harap bersabar menunggu pencairan bantuan apabila belum menerima saldo masuk di KKS atau undangan resmi barcode PT Pos Indonesia karena masih disalurkan secara bertahap.
Itulah informasi terkait dengan update pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2024 baik melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau PT Pos Indonesia. Semoga bermanfaat!***