Ekonomi

Update Pencairan Bansos Pengganti BLT El Nino, BLT Mitigasi Risiko Pangan dan BPNT Februari 2024: Kabar Gembira untuk KPM!

Oleh: Iit Lita Apriani Minggu 04 Feb 2024, 06:47 WIB
Update Pencairan Bansos Pengganti BLT El Nino, BLT Mitigasi Risiko Pangan dan BPNT Februari 2024: Kabar Gembira untuk KPM!

AYOJAKARTA.COM -- Berikut informasi terkini mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) pengganti BLT El Nino, BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600.000 serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk alokasi 2024.

Mari kita simak informasi terbaru ini sampai tuntas!

Pertama-tama, untuk bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600.000, pemerintah telah berencana untuk mencairkannya pada bulan Februari ini.

Baca Juga: ALHAMDULILLAH BLT Mitigasi Rp600 Ribu Cair Lewat PT Pos, Cek Nama Penerima Apakah KPM PKH dan BPNT Murni Dapat?

Namun, belum ada kepastian terkait tanggal atau minggu pencairan.

Tetap bersabar karena pasti akan cair setelah semua data dari Kementerian Sosial Republik Indonesia disiapkan dengan baik, termasuk nama penerima dan jumlah anggarannya.

Perlu ditekankan bahwa data penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan ini berbeda dengan data penerima bansos beras 10 kg.

Data beras 10 kg dikelola oleh Menko PMK, sedangkan BLT Mitigasi Risiko Pangan oleh Kemensos atau diambil dari DTKS.

Baca Juga: KPM Full Senyum, Ada BLT Tambahan Rp600 Ribu Cair Februari 2024, 7 Poin Ini Harus Jadi Perhatian

Oleh karena itu, ada perbedaan data penerima antara kedua bansos tersebut.

Selanjutnya, untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600.000, alokasinya untuk 3 bulan dengan rincian Rp200.000 per bulan (Januari, Februari, Maret).

Sasaran penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan mencapai 18,8 juta KPM.

Bagi KPM BPNT yang sebelumnya menerima bansos BLT El Nino, kemungkinan besar akan kembali menerima BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600.000.

Baca Juga: CATAT! Bocoran Jadwal Pencairan BLT Tambahan Rp600 ribu, Hanya Dibagikan Bagi KPM PKH BPNT Golongan Ini!

Perlu dicatat bahwa penyaluran bansos ini dilakukan melalui kartu KKS atau Kantor Pos Indonesia, tergantung pada metode penyaluran BPNT sebelumnya.

Semoga informasi ini dapat memberikan kabar gembira untuk para KPM PKH dan BPNT.

Reporter Iit Lita Apriani
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil