AYOJAKARTA.COM – Bertepatan dengan momen hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12, TikTok Shop resmi mengumumkan kembali ke Indonesia.
Berbeda dengan sebelumnya, kali ini TikTok Shop kembali ke Indonesia menjalin kerjasama dengan Tokopedia.
Sebagaimana diketahui, platform TikTok Shop sebelumnya sempat ditutup oleh pemerintah pada 4 Oktober 2023 lalu.
Sementara itu, Stephanie Susilo selaku Direktur Eksekutif E-Commerce dari TikTok Indonesia menuturkan alasan di balik TikTok Shop memilih gabung dengan platform Tokopedia.
Salah satunya adalah adanya kesamaan visi dan misi antara Tiktok Shop dengan Tokopedia terkait memajukan UMKM.
“Karena kami punya misi dan visi yang sama untuk menjunjung tinggi bisnis lokal, UMKM lokal, dan kreator-kreator di Indonesia,” ujar Stephanie, dikutip dari laman Suara.com pada Selasa, 12 Desember 2023.
“Untuk ke depannya akan kami update jika sudah ada informasi,” lanjut Stephanie.
Dalam pernyataannya, Direktur Eksekutif TikTok Shop tersebut juga menegaskan jika pihaknya akan melakukan Kerjasama dengan pihak Tokopedia secara berkelanjutan.
Baca Juga: Buka Lagi, TikTok Shop Gandeng Tokopedia Gelar Dikson Live 12.12 di Harbolnas
“Kami akan terus berkoordinasi dengan semua regulator dan juga terus bekerja sama untuk memajukan dan support UMKM,” terang Direktur Eksekutif TikTok Shop.
Selanjutnya, dari pihak Tokopedia sendiri menerangkan jika uji coba kerja sama antara TikTok Shop dan Tokopedia akan berlangsung selamat 3 sampai 4 bulan ke depan.
Kemudian untuk di tahap awal ini, baik TikTok Shop maupun Tokopedia akan fokus untuk memberdayakan UMKM lokal.
“Karena in ikan baru uji coba ya jadi memang niat kami sih benar-benar memikirkan UMKM dan fokus pada programnya, dari hulu ke hilir” beber Melissa Siska Juminto selaku CEO Tokopedia.
Baca Juga: Pemerintah Kerjasama antara GoTo dan TikTok, Bisa Mendukung UMKM Lokal
Melissa Siska juga menjelaskan mengenai bentuk kerja sama keduanya yaitu berupa program talenta hingga mendukung ekspor produk lokal ke luar negeri.
“Ini jalannya panjang, journey-nya panjang,” ungkap Melissa.
“Dan ini baru tahap uji coba dan akan bekerja sama erat bersama Kemendag (Kementerian Perdagangan),” kata dia.***