Ekonomi

TikTok Shop Hadir Kembali di Indonesia tapi Tak Diperbolehkan COD, Menteri Perdagangan: Tidak Boleh Melakukan Transaksi di Aplikasi

Oleh: Sidiqqi Al Isyan Selasa 12 Des 2023, 16:30 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

AYOJAKARTA.COMTikTok Shop telah kembali hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia setelah beberapa bulan lalu sempat dihentikan.

Kini, TikTok Shop hadir dengan mengajak kerjasama pihak PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan di-launching tepat di hari ini, Selasa, 12 Desember 2023.

Terkait hal tersebut, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan turut menanggapi terkait hadirnya kembali TikTok Shop ke dalam negeri.

Zulkifli Hasan mengatakan, bahwasanya hadirnya TikTok Shop boleh-boleh saja asalkan tidak melakukan transaksi di aplikasi TikTok.

Baca Juga: Buka Lagi, TikTok Shop Gandeng Tokopedia Gelar Dikson Live 12.12 di Harbolnas

Dengan demikian, TikTok Shop akhirnya mengakuisisi Tokopedia dengan membayar saham sebanyak 75 persen dan menjadi pengendali e-commerce berwarna hijau.

"Boleh saja (jualan) tapi buat izin sendiri. Kalau toko langsung (di satu aplikasi Tiktok) tidak bisa," kata Zulkifli Hasan, dikutip dari Suara.com.

Lebih lanjut, Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan, Rifan Ardianto juga selaras dengan apa yang disebutkan oleh Menteri Zulkifli Hasan.

Namun, dirinya mengingatkan apabila TikTok ingin berjualan kembali melalui aplikasi, tidak diperbolehkan melakukan transaksi, namun hanya sebatas promosi saja.

Baca Juga: TikTok Shop Kembali Hadir di Harbolnas 12.12, Bermitra dengan GoTo Kampanyekan Beli Lokal

"Dalam regulasi tidak boleh (aplikasi media sosial bertransaksi) dan mengacu pada Permendag 31," kata Rifan Ardianto.

Sebelumnya, TikTok Shop hadir kembali di tengah-tengah masyarakat Indonesia lantaran telah melakukan kerjasama bersama GoTo dengan serangkaian investasi.

Sehingga dalam artian, bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan berkombinasi di bawah Tokopedia. TikTok akan memiliki pengendalian terhadap Tokopedia.

Oleh karena itu, fitur layanan belanja yang ada di aplikasi TikTok di Indonesia tentunya akan dioperasikan dan dikelola oleh Tokopedia yang tergabung dalam PT Goto Gojek Tokopedia.

Baca Juga: Umumkan Bermitra dengan TikTok, Saham GOTO Terjun Bebas 20,37 Persen Sore Ini

Diketahui TikTok melakukan investasi sebesar 1,5 miliar dolar AS, yang mana ini menjadi bukti komitmen jangka panjang dalam mendukung operasional Tokopedia.

Di samping itu juga, TikTok dan GoTo bersama-sama dalam memperluas manfaat bagi penggunaan serta pelaku UMKM yang ada di Indonesia.***

Reporter Sidiqqi Al Isyan
Editor Tedi Rukmana