Ekonomi

HORE! Bansos Beras Bulog 10 Kg Diperpanjang, Cek Anda Termasuk KPM di Sini

Oleh: Riky Iskandar Jumat 03 Nov 2023, 13:18 WIB
Illustrasi. HORE! Bansos Beras Bulog 10 Kg Diperpanjang hingga November 2023, Cek Anda Termasuk KPM di Sini

AYOJAKARTA.COM - Kabar baik datang dari pemerintah menyoal bansos beras Bulog 10 Kg yang akan diperpanjang hingga Bulan Desember 2023.

Awalnya bansos beras Bulog 10 Kg tahap kedua tahun 2023 ini hanya berlangsung selama tiga bulan dari September hingga November.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengatakan, pemberian bansos beras Bulog 10 kg diperpanjang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan untuk mengantisipasi dampak El Nino terhadap sektor pangan dan mengendalikan inflasi.

Baca Juga: Anggota DPR PPP Sebut Putusan MKMK Membuka Peluang Hak Angket, Tamliha: Ya Pemakzulan

"Sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo agar bantuan pangan beras tahap kedua terus dilanjutkan sampai Desember, tentu kita secara sigap akan mempersiapkannya. Perpanjangan waktu salur bantuan ini diperlukan untuk terus menjaga stabilitas harga beras. Terlebih El Nino sejak September sampai sekarang impactnya bisa dua bulan kemudian dan dirasakan oleh masyarakat, terutama masyarakat berpendapatan rendah," ujar Arief dikutip suara.com.

Kemudian, lanjut Arief, terhadap rencana melanjutkan bantuan pangan beras sampai Maret di tahun depan (2024), pihaknya juga akan persiapkan bersama kementerian dan lembaga terkait serta Perum Bulog. Persiapan yang mendetail terutama dalam hal memastikan ketersediaan pasokan, harus menjadi fokus.

Secara garis besar, jumlah stok yang dibutuhkan Bulog dalam melakukan stabilisasi dan membantu masyarakat yang membutuhkan dalam perpanjangan bantuan pangan beras pada Desember ini sekitar 200 ribu ton. Lalu stok untuk Januari sampai Maret 2024 berkisar lebih dari 600 ribu ton.

"Bantuan ini diperuntukkan kepada 20,662 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya. Tentunya ini memerlukan dukungan anggaran dari Kementerian Keuangan dan juga persetujuan Presiden seperti yang sudah disampaikan dalam beberapa kesempatan saat peninjauan penyaluran bantuan pangan di Padang, Palembang, dan Lampung dalam beberapa hari terakhir," jelas dia.

Baca Juga: Diserang Berita Hoax, Gibran Minta Relawan Tetap Fokus dan Tidak Terprovokasi

Adapun total penerima bantuan pangan beras telah dilakukan pengakurasian data KPM oleh Kementerian Sosial sehingga total jumlah penerima menjadi 20,662 juta.

Menurut Arief, KPM saat ini telah ada koreksi menjadi 20,662 juta. Maka dari itu, dirinya akan mempertajam keakuratan datanya, sehingga bantuan pangan beras pangan semakin tepat sasaran. Apabila ada KPM tidak sesuai dengan data, maka dapat dilakukan penggantian oleh pemerintah desa/kelurahan.

"Jadi jika ada keluhan masyarakat yang belum masuk ke dalam KPM, tentunya dapat segera melaporkan ke RT/RW atau Kepala Desa/Lurah yang kemudian akan dilakukan verifikasi oleh dinas sosial wilayah setempat. Ini karena kriteria KPM penerima bantuan pangan beras adalah keluarga tidak mampu yang terdata dalam database Kementerian Sosial," beber dia.

Lebih lanjut, realisasi bantuan pangan beras tahap kedua yang telah diluncurkan sejak 11 September, sampai 24 Oktober telah mencapai 65,82 persen atau 407.250.560 kg.

Adapun target penyalurannya sampai November adalah 618.687.480 kg.

Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Percintaan Berdasarkan Garis Tangan, Kamu Nomor Berapa?

Berdasarkan pantauan di Panel Harga Pangan NFA, terlihat adanya tren penurunan harga beras medium yang terjadi sejak awal Oktober.

Pada 1 Oktober tercatat harga rata-rata semua provinsi untuk beras medium berada di angka Rp 13.220 per kg.

Kemudian mengalami penurunan 20 poin pada 26 Oktober yang tercatat di angka Rp 13.200 per kg.

Untuk cek penerima bansos beras anda bisa mengeceknya melalu laman bansoskemensos.go.id dengan cara memasukan NIK KTP.

Demikian bansos beras Bulog 10 Kg akan diperpanjang hingga Bulan Desember 2023.***

Reporter Riky Iskandar
Editor Jinan Vania Barizky