Ekonomi

Mendag Zulkilfi Hasan Sebut Tidak Bisa Tutup E-Commerce, tapi Janji Akan Tertibkan Hal Ini

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 10 Okt 2023, 19:32 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan

AYOJAKARTA.COM - Menteri Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan angkat bicara mengenai permintaan pedagang Tanah Abang yang meminta platform e-commerce ditutup.

Seperti yang diketahui belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan beredarnya video yang menunjukkan poster berisi keinginan pedagang Tanah Abang agar platform e-commerce seperti Shopee dan Lazada ditutup.

Mengenai hal tersebut, Zulhas mengatakan bahwa platform e-commerce sangat mustahil untuk ditutup.

Baca Juga: Mendag Sindir Pedagang Tanah Abang yang Ingin E-commerce Ditutup: Yang Tidak Ikut Perkembangan Hanya Komodo

Ini lantaran platform e-commerce seperti Shopee dan Lazada merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi.

Meski begitu, Zulhas berjanji bahwa pihaknya akan mencoba untuk menertibkan perdagangan online.

Hal ini dilakukan agar penjualan secara digital atau online tidak akan mematikan pedagang offline.

Baca Juga: Tegaskan E-Commerce Tidak akan Ditutup, Mendag Zulhas Minta Pedagang Tanah Abang untuk Segera Lakukan Ini

“Itu sebuah keniscayaan kalau minta online ditutup. Kita akan atur dan kita tertibkan perdagangan online sehingga juga tidak mematikan pedagang lokal,” kata Zulhas dikutip dari Republika, Selasa (10/10/2023).

Zulhas menjelaskan nantinya pemerintah akan mendorong pedagang lokal agar bisa memanfaatkan platform digital.

Sebab, Zulhas menyebut pemerintah sudah menyiapkan banyak program yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan skill.

Baca Juga: Viral Pedagang Tanah Abang Minta E-Commerce Lain Ditutup, Warganet: Tak Paham Konsep Rezeki?

Menurut Zulhas, saat ini masyarakat sudah masuk serta mulai beralih ke layanan serba online dan digital.

Sehingga ia berpendapat semua orang sudah seharusnya sama-sama belajar dan beradaptasi dengan perkembangan yang ada.

Zulhas menuturkan akan lebih baik jika pedagang tidak hanya memiliki toko offline, tapi juga online.

Kemudian, mengenai barang impor yang beredar di pasar Zulhas akan membahasnya lebih jauh dengan pihak terkait.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Desi Kris