Ekonomi

Berbeda dengan ATM, Saldo di Buku Tabungan KJP Plus Apakah Bisa Dicairkan? Simak Penjelasannya

Oleh: Asti Aureli Septania Rabu 12 Mar 2025, 13:17 WIB
Perbedaan saldo antara ATM dan buku tabungan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus seringkali membingungkan penerima manfaat.

AYOJAKARTA.COM – Mengapa saldo KJP Plus di buku tabungan bisa berbeda jauh dengan yang terlihat di mesin ATM?

Contoh, penerima bantuan seringkali menemukan bahwa saldo Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus di rekening ATM cuman Rp300 ribu sementara buku di Tabungan tertulis sangat berbeda jauh sekitar Rp jutaan.

Apakah saldo yang tercantum di buku tabungan KJP Plus dapat dicairkan oleh para penerima?

Perbedaan saldo antara ATM dan buku tabungan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus sering kali membingungkan penerima manfaat.

Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan tersebut dan mana yang dapat digunakan:

Baca Juga: 10 Kota Ini Punya Durasi Puasa Terlama di Dunia dengan Waktu Lebih dari 16 Jam!

Saldo yang tercatat di buku tabungan mencerminkan total dana yang telah ditransfer ke rekening KJP Plus. Dana ini biasanya ditransfer dalam jumlah besar setiap semester oleh pemerintah untuk mendukung pendidikan siswa.

Sementara, saldo yang terlihat di ATM adalah saldo efektif yang dapat langsung digunakan untuk belanja atau keperluan pendidikan sesuai ketentuan.

Saldo ini dicairkan secara bertahap, baik secara rutin setiap bulan maupun dalam bentuk pencairan berkala per semester.

Baca Juga: Kado Terindah dari Presiden! THR Berupa BHR 2025 untuk Ojol dan Kurir Online, Segini Besarannya

Apakah Saldo di Buku Tabungan Bisa Dicairkan?

Saldo di ATM adalah yang dapat digunakan untuk berbelanja di toko perlengkapan pendidikan atau untuk kebutuhan lainnya sesuai dengan ketentuan program KJP Plus.

Sementara itu, saldo di buku tabungan tidak dapat langsung digunakan untuk transaksi.

Jika siswa atau penerima bantuan ingin menggunakan dana KJP Plus untuk keperluan pendidikan, maka saldo yang dapat digunakan adalah saldo yang ada di ATM.

Saldo di buku tabungan hanya menunjukkan total dana yang tersedia, tetapi tidak semua dana tersebut dapat langsung digunakan.

Dengan demikian, penting bagi penerima manfaat untuk memahami perbedaan ini agar dapat memanfaatkan dana KJP Plus secara efektif.

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Aris Abdulsalam