Ekonomi

TikTok Shop Ditutup, Ini Dampaknya untuk Para Penjual, Konten Kreator dan Affiliator

Oleh: Nadya Donna Putri Senin 09 Okt 2023, 09:26 WIB
Tiktok Shop sudah resmi ditutup

AYOJAKARTA.COM – Beberapa hari yang lalu TikTok Shop resmi ditutup, tepatnya pada 4 Oktober 2023.

TikTok Shop tutup karena banyak faktor.

Ada yang menyebut karena Pasar Tanah Abang sepi hingga akibat menggabungkan media sosial dan e-commerce menjadi satu.

Diketahui, salah satu faktor penyebab mengapa TikTok Shop ditutup yaitu karena terjadinya predatory pricing atau persaingan harga tidak sehat karena harga jualnya sangat murah di bawah harga modal.

Baca Juga: Mengenal Predatory Pricing, Salah Satu Faktor Penyebab Mengapa TikTok Shop Tutup Bulan Oktober

Persaingan harga inilah yang menyebabkan barang-barang UMKM lokal menjadi kalah saing.

Selain itu, banyaknya produk impor dari Tiongkok dengan harga murah dan kualitas bagus juga menyebabkan produk UMKM lokal jadi kurang peminatnya.

Lantas apabila TikTok Shop sudah ditutup, apa dampaknya bagi para penjual, konten kreator dan affiliator?

Dikutip AyoJakarta.com dari berbagai sumber pada Senin (9/10/2023), berikut beberapa dampaknya untuk para penjual, konten kreator dan affiliator:

Baca Juga: Apa Itu Predatory Pricing yang Diduga Ramai di TikTok Shop, Akankah Pindah ke E-Commerce Lain?

1. Penjual beralih ke Shopee dan Tokopedia

Pertama, penjual beralih ke Shopee dan Tokopedia tetapi tak bisa menjual barang impor di bawah harga Rp 1,5 juta.

Penjual yang tak bisa menjual dagangannya di TikTok Shop karena telah ditutup, kembali atau beralih ke e-commerce lain seperti Shopee dan Tokopedia.

Tetapi karena aturan yang baru tentang pembatasan barang impor di e-commerce, para penjual ini tak bisa menjual barang impor di bawah harga Rp 1,5 juta.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Menutup TikTok Shop, Seller Diminta Beralih ke E-Commerce Sesungguhnya

2. Konten kreator membuat konten di TikTok, YouTube, Instagram dan Shopee Live

Konten kreator yang tadinya membuat konten di TikTok Shop, kini tak bisa lagi menggunakan platform tersebut.

Akhirnya mereka kembali membuat konten di TikTok biasa, YouTube, Instagram, Facebook dan Shopee Live.

Baca Juga: Tutupnya TikTok Shop, Menkominfo Sebut Sanksi Tidak Diperlukan

3. Affiliator TikTok Shop pindah ke e-commerce Shopee

Affiliator di TikTok atau TikTok Shop tak bisa lagi menyebar link pembelian yang langsung terakses otomatis ke keranjang kuning dan mendapatkan penghasilan di platform tersebut.

Sekarang para affiliator ini banyak yang pindah ke Shopee yang juga memiliki program affiliate.

Para affiliator ini bisa tetap bekerja meskipun penghasilan atau komisi yang didapatkan mungkin tak sebanyak saat di TikTok Shop dulu.

Akan tetapi bila konten menarik, mereka bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar.

Itulah beberapa dampak yang dirasakan penjual, konten kreator dan affiliator karena TikTok Shop ditutup.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Fathul Amanah