Ekonomi

Modus Penipuan Mengaku Lembaga Jasa Keuangan di WhatsApp, Kenali Cirinya Jangan Sampai Jadi Korban!

Oleh: Nisrina Harum Lestari Kamis 21 Sep 2023, 17:22 WIB
Ilustrasi Modus Penipuan Mengaku Lembaga Jasa Keuangan di WhatsApp, Kenali Cirinya Jangan Sampai Jadi Korban!

AYOJAKARTA.COM – Sekarang ini marak sekali modus penipuan yang mengaku lembaga jasa keuangan bertebaran di media sosial, salah satunya WhatsApp.

Sayangnya, tidak semua orang mampu mengenali modus penipuan yang mengaku lembaga jasa keuangan.

Banyak sekali masyarakat yang rentan menjadi korban dari modus penipuan yang mengaku lembaga jasa keuangan.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Jika Kamu Bisa Lihat 9 Wajah, Berarti Kamu Cerdas di Atas Rata-rata

Perlu diingat bahwa penipu akan selalu memiliki banyak cara untuk bisa meraup keuntungan dari korban-korbannya.

Mereka memiliki segudang cara untuk mengelabui korbannya, salah satunya dengan mengaku dari lembaga jasa keuangan.

Agar tidak terjebak penipuan dengan modus mengaku lembaga jasa keuangan, ada beberapa ciri-ciri yang bisa diperhatikan supaya tidak menjadi korban.

Mengutip dari akun Instagram @ojkindonesia, berikut adalah ciri-ciri modus penipuan mengaku lembaga jasa keuangan di WhatsApp.

1. Cek keaslian kontak

Ketika ada pesan masuk yang mengatasnamakan suatu lembaga, cek kebenaran informasi nomor telepon dan email atau call center yang menghubungimu.

Baca Juga: Tes IQ: Berapa Orang yang Pergi Berkemah? Hanya Orang Cerdas yang Bisa Menebaknya dalam Waktu 5 Detik Saja

2. Tidak minta data pribadi

Lembaga Jasa Keuangan yang resmi dan asli tidak akan meminta data pribadi seperti kode OTP, PIN, nomor kartu ATM, dan sebagainya. Jika kamu diminta data-data tersebut, bisa dipastikan kontak tersebut adalah penipu.

3. Akun tidak terverifikasi

Sekarang ini WhatsApp sudah memberikan fitur verifikasi atau centang biru untuk kontak resmi berbagai lembaga. Akun Lembaga Jasa Keuangan yang resmi tentu sudah terverifikasi atau memiliki centang biru.

Jika ada yang menghubungimu mengatasnamakan suatu lembaga akan tetapi tidak jelas, segera abaikan.

4. Minta transfer uang ke rekening pribadi

Lembaga Jasa Keuangan yang asli tidak pernah meminta transfer ke rekening pribadi dengan alasan apapun.

Baca Juga: Tes IQ: Mana Anak yang Menyelinap ke Kamar dalam Gambar Ini? Otak Cerdas Pasti Tau

5. Mengirimkan link palsu

Lembaga yang tidak asli akan mengirimkan sebuah link yang membuat calon korban mengisi data pribadinya seperti nomor kartu ATM, pin, hingga kode OTP. Lembaga yang asli tidak akan pernah meminta data pribadi seseorang.

Demikian informasi mengenai ciri-ciri modus penipuan mengaku lembaga jasa keuangan di WhatsApp. Semoga bermanfaat.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil