Ekonomi

4 Tips Mengelola Keuangan untuk Generasi Milenial dan Gen Z: Mau Have Fun Terus, Kapan Punya Rumahnya?

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Selasa 19 Sep 2023, 17:13 WIB
Ilustrasi mengelola keuangan untuk generasi milenial dan gen Z.

AYOJAKARTA.COM — Mengelola keuangan adalah keterampilan yang penting untuk dikuasai, terutama bagi generasi milenial dan gen Z yang sedang memasuki dunia keuangan dengan tantangan yang berbeda.

Banyak pendapat mengatakan bahwa generasi milenial, yang saat ini berusia antara 20-30 tahun, dianggap sebagai generasi yang memiliki tantangan besar dalam mengatur keuangan.
Ini terkait dengan gaya hidup yang berbeda dari generasi sebelumnya.

Disebutkan bahwa sebagian besar generasi milenial cenderung memiliki gaya hidup yang lebih konsumtif, sulit untuk menabung, dan kurang mempertimbangkan kebutuhan investasi di masa mendatang.

Dampak dari kecenderungan ini adalah risiko finansial yang mungkin dihadapi generasi milenial di masa yang akan datang, karena manajemen keuangan yang tidak sehat.

Sedangkan menurut survei yang dilakukan oleh Katadata Insight Center, dibandingkan gen Y, gen Z lebih banyak yang tak alokasikan tabungan secara khusus dan hanya menabung uang sisa.

Untuk membantu mengelola uang dengan lebih bijak, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu khususnya untuk generasi milenial dan gen Z, dikutip dari unggahan akun TikTok @faisalsolichin, Selasa, 19 September 2023.

Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan dengan Metode 50/30/20, Solusi Agar Gaji Tak Sekadar Numpang Lewat

1. Catat Semua Penghasilan dan Pengeluaran

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencatat semua penghasilan dan pengeluaran. Ini akan memberikan gambaran yang jelas tentang seberapa banyak uang yang masuk dan keluar setiap bulannya.

Gunakan aplikasi keuangan atau buku catatan sederhana untuk mencatatnya. Dengan cara ini, kamu dapat mengidentifikasi di mana uang kamu sebenarnya digunakan.

Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Seseorang Berdasarkan Cara Mengatur Keuangan, Kamu Termasuk Tipe yang Mana?

2. Miliki Kebiasaan Menabung

Salah satu prinsip yang penting adalah "Save first and Spend later." Terlalu sering, banyak dari kita terjebak dalam siklus "belanja dulu, nanti kalau ada sisa baru ditabung."

Sayangnya, hal ini seringkali berarti bahwa tidak ada yang tersisa untuk ditabung. Jadi, segeralah menabung sebagian dari penghasilan kamu begitu uang masuk.

Ini dapat dilakukan dengan menetapkan persentase tertentu dari gaji kamu untuk ditabung setiap bulan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Punya atau Ada, Ini 5 Etika Keuangan yang Perlu Diterapkan di Dalam Membina Rumah Tangga

3. Catat Tujuan Keuanganmu

Mengelola keuangan dengan baik juga berarti memiliki tujuan keuangan yang jelas.

Apakah kamu ingin menabung untuk persiapan studi lebih lanjut, membeli rumah, atau bahkan menikah?

Catat tujuan keuangan kamu secara tertulis dan buat rencana untuk mencapainya.

Ini akan membantu kamu tetap fokus dan disiplin dalam mengelola keuangan.

Baca Juga: 5 Tipe Kepribadian Seseorang Dilihat dari Cara Mengelola Keuangan, Nomor 5 Paling Unik!

4. Bisa Membedakan antara Needs dan Wants

Penting untuk bisa membedakan antara "needs" (kebutuhan) dan "wants" (keinginan).

Kebutuhan adalah hal-hal yang benar-benar diperlukan untuk hidup, seperti makanan, tempat tinggal, dan perawatan kesehatan.

Sedangkan keinginan, di sisi lain, adalah hal-hal yang kita inginkan, tetapi tidak selalu diperlukan.

Memahami perbedaan ini adalah kunci untuk mengendalikan pengeluaran.

Ketika kamu bisa memprioritaskan kebutuhan dan menunda keinginan, kamu pasti akan menjadi lebih bijak dalam mengelola keuangan kamu.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, generasi milenial dan gen Z dapat membentuk kebiasaan keuangan yang lebih baik dan lebih bijak.

Dengan disiplin, perencanaan, dan pengelolaan yang baik, kamu dapat mencapai tujuan keuangan kamu dan membangun masa depan finansial yang lebih stabil.

Ingatlah bahwa mengelola keuangan adalah proses, dan setiap langkah kecil yang kamu ambil akan membantu kamu menuju kesuksesan finansial.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Tedi Rukmana