AYOJAKARTA.COM – Pinjol alias pinjaman online akhir-akhir ini banyak digunakan oleh sebagian masyarakat Indonesia.
Pinjol atau pinjaman online ini juga serupa dengan paylater atau spaypinjam, yakni memakai sistem utang atau meminjam uang kemudian nanti dibayarkan kalau ada uangnya.
Karena lebih cepat dan mudah dalam mendapatkan dana saat terdesak, maka sebagian masyarakat Indonesia senang menggunakannya.
Baca Juga: 7 PTN yang Sangat Disarankan untuk Dijadikan Pilihan Pertama di SNMPTN atau SBMPTN, Ini Alasannya
Namun, mereka tidak sadar bahaya yang mengintai keuangan mereka sehingga akhirnya tak lagi mempunyai uang cukup untuk membayarnya kemudian jadi utang pada keluarga atau teman.
Berdasarkan Anggreini (2021) para peminjam ini melakukan pinjaman tidak memikirkan berulang tentang utang yang akan semakin menumpuk.
Hal ini akan membuat keuangan semakin boncos alias bocor atau overbudget dari anggaran dan nantinya jadi terlalu ketergantungan memakai pinjol.
Kebanyakan orang menggunakan pinjaman online ini untuk memenuhi gaya hidup dan kebutuhan sekunder.
Tentunya penggunaan ini termasuk yang disalahgunakan.
Akibat pengaruh teknologi kemudahan pinjam uang tersebut, sebagian masyarakat Indonesia berpikir daripada meminjam uang di koperasi atau pegadaian, mereka memilih pinjol.
Lantas kalau sudah menumpuk utang pinjolnya bagaimana? Tentu harus dilunaskan karena membayar utang itu wajib hukumnya.
Berikut beberapa tips untuk melunasi utang pinjol tersebut:
1. Memanfaatkan pinjol tanpa bunga
Beberapa pinjol semakin mencekam dikarenakan terdapat bunga harian.
Padahal bunga ini termasuk sesuatu yang merugikan karena akan menambah total utang yang harus dibayarkan.
Baca Juga: Cara Hapus Data Pribadi di Pinjol Agar Tidak Disalahgunakan, Mudah Bisa Lewat WhatsApp Juga Lho!
Selain itu, bunga juga termasuk riba sehingga haram bagi umat muslim.
Maka, manfaatkanlah pinjol atau pinjaman online yang tanpa bunga.
2. Bayar utang pinjol menggunakan teknik snowball atau teknik batas waktu terdekat
Ada dua teknik yang umum digunakan dalam melunasi utang.
Teknik yang pertama adalah bola salju atau sering disebut snowball.
Teknik ini menggunakan cara melunaskan utang dari jumlah utang yang terkecil nominalnya.
Selain itu, bisa juga menggunakan teknik kedua yaitu batas waktu terdekat.
Datalah utang pinjol berdasarkan batas waktu pembayarannya kemudian bayar dari yang terdekat waktunya.
Baca Juga: Intip 4 Fakultas Sepi Peminat di Institut Teknologi Bandung atau ITB, Ada yang Cuman 53 Pendaftar
3. Menjual barang berharga atau aset
Tips ketiga adalah menjual barang berharga yang ada di rumah atau aset yang dimiliki.
Seperti emas, kendaraan, saham, atau rumah.
Penjualan barang berharga atau aset ini nanti hasilnya dipakai untuk membayar utang pinjol.
Itulah beberapa tips melunasi utang pinjol dan bahaya bila menggunakan pinjol.
Semoga para pembaca tidak terjebak dengan utang maupun menggunakan pinjol. ***