Ekonomi

Jumat Berkah! Bantuan BPNT Rp600.000 dan PIP 1,3 Juta Mulai Dicairkan di 3 Bank dan PT Pos Indonesia

Oleh: Fina Salsabila Aura Jumat 21 Feb 2025, 16:15 WIB
Pencairan bantuan senilai Rp600.000 telah mulai dilaksanakan secara merata di berbagai wilayah Indonesia melalui Bank BRI.

AYOJAKARTA.COM -- Kabar menggembirakan bagi penerima manfaat bantuan sosial BPNT telah tersiar pada Jumat, 21 Februari 2025.

Pencairan bantuan senilai Rp600.000 telah mulai dilaksanakan secara merata di berbagai wilayah Indonesia melalui Bank BRI.

Pencairan ini dimulai sejak dini hari, dengan beberapa daerah telah menerima bantuan tersebut sejak pukul 05.00 pagi.

Baca Juga: Serentak! Pencairan Bantuan Sosial PKH BPNT mulai Tercatat di PT Pos Menjelang Ramadhan

Seperti di Kabupaten Sambas, kemudian diikuti oleh wilayah Pekalongan (Jawa Tengah), Bojonegoro yang dicairkan sekitar pukul 05.33 pagi, Garut (Jawa Barat) yang dicairkan pukul 05.30, Widodaren (Ngawi) yang telah menerima pencairan sejak semalam pukul 11 malam, serta wilayah Purwodadi yang menerima pencairan menjelang tengah malam pada pukul 23.57.

Pencairan bantuan sosial ini tidak hanya melalui Bank BRI saja, tetapi juga akan diikuti oleh dua bank penyalur lainnya yakni Bank BNI dan Bank Mandiri.

Serta kabar baiknya bagi penerima bantuan PKH dan BPNT melalui PT Pos Indonesia, penyalurannya telah dimulai pada tanggal yang sama dengan dikeluarkannya surat edaran resmi dari PT Pos Indonesia.

Baca Juga: Pencairan PKH BPNT Februari 2025 Total Rp1,8 Juta, KKS Lama Lebih Dulu dan yang Baru Menyusul

Yang menyatakan bahwa pembayaran bantuan sosial dimulai tanggal 21 Februari 2025 dengan lokasi pembayaran di kantor pos terdekat dan komunitas terdekat.

Selain informasi tentang pencairan bantuan sosial BPNT, terdapat kabar penting lainnya mengenai perpanjangan batas waktu aktivasi rekening Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2024.

Berdasarkan laporan bank penyalur per tanggal 15 Januari 2025, masih terdapat sebanyak 1.351.641 peserta didik yang belum melakukan aktivasi rekening Simpel PIP tahun 2024, dengan rincian:

Baca Juga: Dana BPNT Rp600.000 Periode Januari-Maret 2025 Sudah Cair, Cek Rekening Kamu Sekarang!

- jenjang SD sebanyak 700.919 peserta didik,
- jenjang SMP sebanyak 222.908 peserta didik,
- jenjang SMA sebanyak 237.633 peserta didik, dan
- jenjang SMK sebanyak 190.181 peserta didik.

Melihat masih banyaknya peserta didik yang belum melakukan aktivasi, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan telah memutuskan untuk memperpanjang batas waktu aktivasi rekening Program Indonesia Pintar 2024 yang semula berakhir pada tanggal 31 Januari 2025 diperpanjang hingga tanggal 28 Februari 2025.

Dengan pertimbangan untuk memberikan peluang lebih panjang bagi para peserta didik penerima PIP untuk melaksanakan aktivasi rekening mereka.

Untuk mempercepat proses pencairan bantuan sosial melalui PT Pos Indonesia, surat edaran resmi telah dikeluarkan.

Petunjuknya bahwa pembayaran dimulai tanggal 21 Februari 2025 dengan lokasi pembayaran di kantor pos terdekat dan komunitas terdekat.

Baca Juga: Jumat Berkah! Penyaluran PKH BPNT TAHAP 1 2025 Mulai Dicairkan di Bank BRI dan PT Pos Indonesia

Bagi penerima manfaat (KPM) yang belum mengambil bantuan terjadwal di komunitas karena satu atau lain hal, pembayaran akan tetap dilayani di kantor pos terdekat pada hari kerja selanjutnya selama masa pembayaran masih berlaku.

Namun, perlu diperhatikan bahwa walaupun sudah ada perintah pencairan, apabila penerima manfaat belum menerima surat undangan dari PT Pos Indonesia, bantuan tersebut belum dapat dicairkan.

Diharapkan mulai hari Senin mendatang, surat undangan dari PT Pos Indonesia akan mulai didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Baca Juga: Dipercepat! Kemensos Pastikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2025 via KKS Rampung Sebelum Bulan Ramadhan

Para penerima bantuan sosial diharapkan dapat memantau secara berkala surat undangan tersebut dan segera melakukan pengecekan ke kantor pos terdekat setelah menerima undangan untuk memastikan proses pencairan bantuan sosial berjalan lancar.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil