AYOJAKARTA.COM – Pada 20 Februari 2025, pencairan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) tahap pertama telah berlangsung di berbagai wilayah, khususnya di Jawa Timur.
Berdasarkan pemeriksaan saldo yang dilakukan pada pukul 09.12 WIB, kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang sebelumnya telah menerima bantuan sebesar Rp1.200.000, kini mendapatkan tambahan BPNT senilai Rp600.000. Dengan demikian, total bantuan yang diterima mencapai Rp1.800.000.
Hasil pemeriksaan saldo pada kartu KKS terbitan 2018 menunjukkan bahwa dana BPNT sebesar Rp600.000 telah masuk, ditambah dengan sisa saldo sebelumnya sebesar Rp5.000, sehingga total saldo menjadi Rp605.000.
Pemeriksaan ini dilakukan setelah pada malam hari sebelumnya kartu tersebut belum menunjukkan adanya saldo masuk, yang mengindikasikan bahwa pencairan bantuan dilakukan secara bertahap dari malam hingga pagi hari.
Baca Juga: Bank BNI Konfirmasi Pencairan BPNT Rp600.000 di Awal 2025, Ini Daftar Wilayah Pertama yang Menerima
Tak hanya penerima PKH, penerima BPNT murni (bukan penerima PKH) juga telah menerima pencairan bantuan:
- Pada pukul 09.14 WIB, pemeriksaan terhadap kartu BPNT murni terbitan 2018 menunjukkan saldo masuk sebesar Rp600.000.
- Pemeriksaan kartu BPNT murni terbitan 2021 untuk kategori lansia pada pukul 09.16 WIB juga menunjukkan saldo masuk Rp600.000, ditambah dengan sisa saldo sebelumnya sebesar Rp2.500, sehingga total saldo menjadi Rp602.500.
Pencairan BPNT tahap pertama ini berlangsung secara menyeluruh, mencakup berbagai kategori penerima dan tahun penerbitan kartu. Namun, masih terdapat laporan bahwa beberapa kartu KKS yang diterbitkan oleh Bank BRI, khususnya di Tangerang, belum menunjukkan pencairan.
Baca Juga: Kabar Gembira! Ada 3 Bansos Tambahan Untuk KPM PKH dan BPNT, Ada Bantuan Tunai dan Kesehatan
Karena proses pencairan dilakukan secara bertahap, beberapa kartu mungkin baru menerima saldo pada siang atau sore hari, atau bahkan keesokan harinya.
Oleh karena itu, penerima manfaat diimbau untuk rutin memeriksa saldo KKS, baik melalui ATM terdekat maupun agen resmi, meskipun pengecekan sebelumnya belum menunjukkan saldo masuk.***