Ekonomi

Buntut Error hingga Rumor Data Bocor, OJK Siap Panggil Pihak Bank BSI!

Oleh: Zharifah Ardiana Rabu 24 Mei 2023, 21:25 WIB
Friderica Wisdyasari Dewi Anggota Dewan Komisioner OJK

AYOJAKARTA.COM -Mengawali Mei 2023 dengan tren Bank BSI yang error hngga menghebohkan semua masyarakat yang menyimpan uang di bank membuat catatan tersendiri untuk Bank BSI di mata Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Bahkan diketahui hingga 24 Mei 2023, aplikasi BSI Mobile yang tersedia di Appstore dan Play Store tidak dapat digunakan untuk top up saldo e-wallet seperti Dana, ShoppePay, Ovo, dan lainnya.

Kekesalan warganet yang berulang, Bank BSI yang disebut berulang kali mengalami error, hingga rumor data pribadi bocor akhirnya membuat pihak Bank BSI akan mendapatkan surat cinta dari OJK.

Baca Juga: Pragos Jadi Tren, Ternyata Ini Artinya, Cek Bahasa Gaul TikTok di Sini!

Dikutip oleh ayojakarta.com melalui kanal Youtube Kompas TV pada 24 mei 2023, OJK akan memanggil pihak Bank BSI untuk dimintai keterangan dan pertanggungan jawab atas errornya dan rumor data yang bocor.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana untuk memanggil Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam rangka mendalami dugaan serangan siber yang menyebabkan layanan BSI mengalami lumpuh selama empat hari.

Pemanggilan ini bertujuan untuk memperoleh keterangan terkait perlindungan konsumen dalam konteks keamanan data.

Keputusan untuk memanggil BSI ini didasarkan pada tanggung jawab lembaga keuangan dalam mematuhi standar keamanan data nasabah, privasi, dan perlindungan konsumen. OJK ingin memastikan bahwa tindakan yang diambil oleh BSI sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Rahasia Terjamin! Pengguna WhatsApp Versi Terbaru Bisa Nikmati Fitur Baru Ini!

Sebelumnya, BSI telah menjamin data dan dana nasabah meskipun banyak rumor beredar tentang seranngan siber yaitu Ransomware.

Bahkan ada cuitan tentang data Bank BSI yang akhirnya diperjualbelikan dalam situs pasar gelap.

Bank yang merupakan merger dari tiga bank syariah yang ada di Indonesia ini sebelumnya tidak dapat melayani saat nasabah berada di kantor canag atau melalui teller, ATM tidak dapat digunakna, hingga aplikasi mobile banking yang error.

Namun, Corporate Secretary BSI, Gunawan A. Hartoyo, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa BSI juga akan bekerja sama dengan otoritas terkait dalam menangani isu kebocoran data yang terjadi.

Baca Juga: Cari Tahu Tanda-tanda Crush Tidak Tertarik Sama Kamu, Wah Siap-siap Cari Gebetan Baru Nih!

Pihak OJK akan memnaggil pihak Bank BSI terkait perlindungan konsumen terkait data nasabah hingga privasi yang diduga telah dilanggar bank tersebut.

“Kami sudah mengirimkan surat kepada BSI untuk meminta keterangan apa yang terjadi, dari sisi perlindungan konsumen,” jelas Friderica, anggota komisioner OJK.

Serangan siber merupakan ancaman yang serius bagi sektor keuangan dan perlindungan data. Oleh karena itu, kerja sama antara lembaga keuangan dan otoritas terkait sangat penting dalam menghadapinya.

Baca Juga: Viral! Apa Arti Pragos yang Trend di TikTok? Ada Hubungan dengan Film Kartun Krishna?

Tidak sedikit warganet yang kecewa akan performa Bank BSI ini dan ingin menarik semua dana yang disimpan dan memindahkan kepada bank lain.

Diharapkan melalui pemanggilan ini, OJK dan BSI dapat bekerja sama secara efektif guna menangani masalah keamanan digital dan meningkatkan perlindungan terhadap konsumen di masa depan.***

Reporter Zharifah Ardiana
Editor Jinan Vania Barizky