AYOJAKARTA.COM– Tak dipungkiri para pelaku UMKM sangat terbantu dengan adanya program KUR BRI 2023.
Pasalnya para pelaku UMKM bisa mendapatkan tambahan modal untuk menjalankan usahanya dari program KUR ini.
Dan kabar baiknya lagi, pada tahun 2023 ini program KUR BRI 2023 sudah dibuka kembali.
Pastinya banyak para pelaku UMKM yang akan mengantri untuk mengajukan pinjaman di KUR BRI 2023.
Lantas bagaimana dengan nasabah yang sudah terdaftar sebagai debitur atau peminjam di program KUR BRI 2023 tersebut?
Apakah masih bisa mengajukan pinjaman dengan limit yang lebih tinggi atau biasa disebut dengan istilah top up KUR BRI 2023?
Ternyata bagi nasabah yang sudah terdaftar sebagai debitur atau peminjam program KUR BRI 2023 masih bisa melakukan top up KUR dengan beberapa ketentuan.
Apa saja ketentuan untuk dapat mengajukan top up KUR BRI 2023?
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Josan Channel 01 pada (2/4/23), dijelaskan ada 9 ketentuan yang harus dipenuhi oleh nasabah atau debitur jika ingin mengajukan top up KUR BRI 2023, berikut penjelasannya.
1. Angsuran sudah berjalan 6 bulan
Bagi yang ingin mengajukan top up KUR BRI 2023 pastikan angsuran pada pinjaman yang sebelumnya sudah berjalan minimal 6 bulan.
Baca Juga: Simak! Cara Mudah Cek BI Checking Secara Online Agar Pengajuan Pinjaman KUR BRI 2023 Auto Diterima
Kemudian yang perlu dipahami oleh nasabah adalah, bahwa angsuran juga tidak dapat dipercepat.
2. Tepat waktu bayar angsuran
Jika ingin top up KUR BRI bisa di acc pastikan pembayaran angsuran sebelumnya harus selalu tepat waktu.
Pasalnya hal tersebut akan dijadikan penilaian penting oleh petugas survey dari Bank BRI.
Baca Juga: MAKIN MUDAH! Kini Cara Pinjam KUR BRI 2023 Bisa Lewat Online Lho, Simak Caranya di Sini
3. Tidak punya pinjaman lain
Kemudian ketentuan lain jika ingin mengajukan top up KUR BRI 2023 adalah tidak memiliki modal kerja di Bank BRI selain KUR BRI atau bank lain.
4. Pastikan tujuan top up untuk modal
Ketentuan berikutnya adalah adanya kepastian bahwa top up KUR BRI benar-benar akan digunakan untuk tambahan modal bukan konsumtif.
5. Siapkan agunan tambahan
Pastikan juga untuk menyiapkan agunan tambahkan dan menyerahkan ke pihak bank jika jumlah top up KUR BRI di atas Rp100 juta.
6. Upgrade dokumen
Tak hanya agunan, persiapkan juga dokumen tambahan apabila ada dokumen pendukung yang harus diperbaharui atau diperlukan oleh pihak bank untuk top up KUR BRI 2023.
Baca Juga: Inilah 3 Asuransi pada Pinjaman KUR BRI 2023 yang Wajib Anda Tahu! Nomor 3 Paling Menguntungkan
7. Hubungi petugas
Sebelum melakukan pelunasan alangkah baiknya untuk menghubungi petugas yang menangani KUR BRI agar pelunasan baru berkasnya bisa segera diproses.
8. Usaha masih berjalan
Pastikan juga usaha yang dimiliki masih berjalan normal dan dibuktikan dengan survey lapangan oleh petugas dari bank BRI.
Baca Juga: MAAF! KUR BRI 2023 Auto Tolak Pinjaman Buat 5 Jenis Usaha Ini, Apa Saja?
9. Lampirkan rekening koran
Melampirkan rekening koran minimal 3 bulan terakhir sebagai pertimbangan kemampuan pembayaran angsuran setelah top up KUR BRI.
Demikianlah beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan. Semoga bermanfaat.***