AYOJAKARTA.COM--KUR BRI program pinjaman yang menjadi andalan masyarakat kecil.
Dengan subsidi dari pemerintah tentu ini sangat membantu para pelaku usaha menengah ke bawah.
Seperti ketentuan dari bank BRI bahwa syarat peminjam harus memiliki riwayat pinjaman lancar.
Lalu bagaimana nasib calon debitur yang punya riwayat pinjaman nunggak dan sekarang sudah lunas?
Nggak usah khawatir, masih bisa kok mengajukan pinjaman KUR BRI 2023.
Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan KUR 2023 Senilai Rp450 Triliun Menyasar Kaum Milenial, Ini Alasannya
Begini tips mengajukan pinjaman agar tetap di Acc meskipun pernah nunggak, sesuai video yang dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube MLH Channel.
Bagi calon debitur yang mengalami hal ini, tahap pertama tetap mengajukan pinjaman dengan syarat lengkap seperti biasa.
Setelah semua persyaratan dikumpulkan pada petugas bank, akan diproses dengan melihat riwayat pinjaman melalui BI Check atau SILK.
Apabila benar terbukti pernah menunggak, namun sudah lunas maka keterangan di SILK akan tertulis Kolek 2.
Calon debitur akan dikonfirmasi terkait hasil SILK tersebut, karena meskipun sudah lunas keterangan yang tertulis di SILK/BI Check tidak bisa langsung berubah.
Bisa berubah tapi harus menunggu 1-2 bulan dengan pengajuan kepada BI.
Maka Calon debitur hanya perlu melampirkan kwitansi pelunasan dari bank terkait kemudian diberikan kepada petugas bank.
Biasanya dengan tambahan lampiran bukti pelunasan tersebut, proses pengajuan KUR 2023 tersebut bisa dilanjutkan ke tahap selanjutnya.
Selain itu calon debitur juga bisa langsung konfirmasi ke pihak pemberi pinjaman sebelumnya.
Konfirmasi pada CS bank terkait, kemudian nanti akan diberikan surat keterangan lunas dan juga akan di update datanya.
Dengan dua tips diatas, diharapkan bisa membantu para calon debitur yang benar-benar membutuhkan dana untuk usaha agar pengajuan KUR 2023 bisa di Acc.***