AYOJAKARTA.COM – Pada Jumat, 17 Maret 2023 kemarin, diadakan festival KUR bertajuk Super Gen Creation di Gedung Sate, Bandung.
Dalam event tersebut, pemerintah sekaligus menyampaikan telah meningkatkan alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2023.
Di mana sebelumnya alokasi KUR sebesar Rp373 triliun kemudian ditingkatkan menjadi Rp450 triliun.
Kemudian yang lebih menarik, pemerintah mengalokasikan program KUR tahun ini khususnya jenis Super Mikro untuk para kaum milenial.
Seperti para pengusaha milenial, para pelaku UMKM muda, ataupun anak-anak muda yang baru memulai usaha.
Namun tak hanya menyasar anak muda dan kaum milenial, KUR Super Mikro juga dialokasikan untuk para ibu rumah tangga, pekerja yang terkena PHK yang ingin beralih menjadi pengusaha.
Pernyataan soal alokasi KUR bagi kaum milenial tersebut disampaikan langsung oleh Susiwijono Moegiarso selaku Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dalam event Super Gen Creation tersebut.
“Tahun ini kami fokus mendorong pengembangan KUR super mikro, yang bisa diakses oleh kalangan milenial yang mau membuka usaha,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Susiwijono Moegiarso, dikutip dari kanal TikTok Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, @perekonomianri, Selasa, 21 Maret 2023.
Dijelaskan pula melalui event tersebut soal keunggulan KUR Super Mikro di mana suku bunga pinjamannya relatif rendah yaitu dari 6 persen menjadi 3 persen saja.
Tak lupa diinformasikan juga jika masyarakat yang ingin menikmati program KUR tersebut harus memiliki usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan.
Susiwijono Moegiarso juga menyampaikan soal harapannya terkait alokasi KUR 2023 yang dananya mencapai Rp450.
Melalui program KUR tersebut, Susiwijono Moegiarso berharap bisa menargetkan debitur baru sebanyak 1,7 juta jiwa.
Baca Juga: Kuota KUR BRI 2023 Habis? Jangan Panik, Ini Dia Solusinya Agar Tetap Bisa Ajukan Pinjaman
“Harapannya alokasi KUR tahun ini sebesar Rp450 triliun bisa terserap,” kata Susiwijono Moegiarso.
“Kami menargetkan debitur baru 1,7 juta pelaku usaha dan graduasi 2,3 juta,” kata dia.***