Ekonomi

Gercep AJA Tanya Pendamping Kalau Bansos PKH Tahap 1 Belum Cair! Jika Tak Ingin Dana Bantuan Dialihkan

Oleh: Putri Ratnasari Jumat 17 Mar 2023, 22:55 WIB
Ilustrasi Bansos PKH

AYOJAKARTA.COM -- Penerima bansos PKH tahap 1 yang belum cair disarankan untuk bertanya pada pendamping.

Disebutkan jika pendamping disediakan bagi penerima bansos PKH tahap 1 yang masih belum cair.

Padahal bulan Maret 2023 ini jadi bulan terakhir pencairan bansos PKH tahap 1.

Sehingga jadi peringatan bagi penerima yang belum mendapatkan bantuan ini.

Baca Juga: Belum Terima Bansos PKH Tahap 1? Segera Hubungi Pendamping agar Uang Bantuan Tetap Tersalurkan! Ini Caranya!

Jika nantinya bantuan tidak tersalurkan maka uang bantuan akan dikembalikan ke kas negara.

Maka untuk penerima bantuan harap bertanya pada pendampingnya.

Hal ini untuk menghindari ketidaktahuan dari penerima bantuan yang tak memiliki informasi.

"Jangan sampai tidak menanyakan, sehingga menimbulkan ketidaktahuan," jelas Nanang.

"Sehingga bantuan akan dikembalikan ke kas negara," tambahnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Nanang PKH pada Jumat (17/3/2023).

Baca Juga: Alhamdulilah! PKH Sudah Cair di Sejumlah Daerah Ini, Segera Cek Rekening BNI-mu agar Tak Ketinggalan

Bertanya pada pendamping akan melihat apakah ada masalah dengan data sehingga dana bansos tidak cair.

Berbagai kendala ini bisa dilihat dalam aplikasi yang bisa diakses oleh pendamping.

"Kalaupun ada masalah data akan ada keterangan pada aplikasi SIKS," jelasnya.

Baca Juga: Kabar Gembira! PKH Tahap 1 Cair Hari Ini, Berikut Komponen Penerima Manfaat yang Rekeningnya Sudah Terisi Dana

"Nanti di situ ketahuan akan ada masalah," katanya menambahkan.

Bagi yang tak tahu siapa sosok pendampingnya bisa melakukan hal lain.

Yakni dengan mencari siapa operator aplikasi SIKS yang ada di desanya.

Bisa bertanya ke kantor Kepala Desa masing-masing untuk menanyakan hal ini.

"Hubungi operator yang ada di desa masing-masing," tandasnya mengakhiri.

Masing-masing penerima bantuan akan mendapatkan sesuai dengan kategorinya.
***(Putri Ratnasari)

Reporter Putri Ratnasari
Editor Wahyu Vitaarum