AYOJAKARTA.COM - Setelah program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI dibuka per 6 maret 2023, tentunya banyak pelaku UMKM yang mengajukan pinjaman KUR 2023.
Akan tetapi, dari banyaknya pelaku UMKM yang mengajukan, menimbulkan keterlambatan hasil dari pengajuan tersebut.
Banyak calon peminjam yang sudah melakukan prosedur pengajuan pinjaman KUR 2023, namun belum mendapatkan hasil keputusan dari pihak bank.
Tentu sebelumnya, para calon peminjam telah melampirkan persyaratan yang ditentukan dan pihak bank setelah melakukan survei.
Tahap verifikasi data dan survei biasanya hanya memakan waktu 7-14 hari kerja, akan tetapi untuk pencairan dananya ditargetkan dalam waktu lima hari.
Namun tak sedikit para calon peminjam yang masih menunggu kabar atas realisasi pengajuan pinjamannya dari pihak bank.
Menurut informasi saat ini, pihak BRI menyediakan akses untuk para calon peminjam KUR mengecek status pengajuannya.
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Sukarno trader pada Kamis 16 Maret 2023, cara cek pengajuan KUR BRI 2023 secara mandiri dapat melalui:
1. Aplikasi BRImo
Satu langkah mudah untuk calon peminjam yang ingin mengetahui status pengajuan pinjaman KUR BRI dapat mengakses aplikasi BRImo.
Melalui aplikasi BRImo pihak BRI secara otomatis akan mentransfer dana pinjaman KUR kepada rekening peminjam jika pengajuannya direalisasi.
2. Website BRI
Calon peminjam KUR BRI juga dapat mengecek status pengajuannya melalui website resmi BRI yakni https://pinjaman.bri.co.id/pengajuan/form/tracking.
Calon peminjam dapat mengakses link tersebut kemudian mencantumkan nomor referensi pinjaman yang diberikan oleh pihak BRI pada saat pengajuan.
Menjadi penting bagi setiap calon peminjam KUR BRI 2023 untuk memastikan kelengkapan data atau persyaratan yang harus dipenuhi.
Karena pihak BRI dapat dengan mudah menolak pengajuan pinjaman KUR 2023 jika persyaratan yang dilampirkan tidak terpenuhi.
Selain itu ada beberapa hal yang menyebabkan pengajuan pinjaman KUR 2023 ditolak oleh pihak bank BRI, di antaranya pinjaman online sebagaimana dijelaskan di YouTube MLH Channel.
Dalam hal ini, bagi calon peminjam yang memiliki keterkaitan dengan pinjaman online yang legal pihak BRI bisa saja menolak pengajuan pinjaman.
Beberapa pinjaman online tersebut yakni Shopee Paylater atau SPinjam, Akulaku, kredivo atau aplikasi pinjol lain yang berstatus legal.
Bagi mereka calon peminjam yang memiliki pinjaman online tentunya akan terdeteksi atau tercatat pada slip OJK (Otoritas Jasa keuangan).
Pengecekan slip OJK menjadi salah satu proses yang dilakukan pihak bank sebelum merealisasikan pengajuan KUR BRI.
Jika calon peminjam terbukti terdaftar pada slip OJK maka secara otomatis pengajuannya akan di tolak oleh pihak bank.
Selain itu, pihak bank akan melakukan pengecekan terkait riwayat atau catatan pembayaran angsuran (kredit) pada pinjaman sebelumnya.
Jika calon peminjam KUR memiliki catatan gagal bayar (kredit macet) dalam pinjaman sebelumnya, maka otomatis pengajuannya akan ditolak.
Masa pemulihan nama di OJK bagi calon peminjam yang memiliki riwayat kredit macet tapi sudah dilunasi menyita waktu satu sampai dua bulan.
Namun bagi mereka yang belum melakukan pelunasan terkait kredit macetnya dapat memakan waktu selama dua sampai lima tahun.
Masa pemulihan nama pada slip OJK ini terhitung mulai dari saat gagal bayar (kredit macet) pertama peminjam.***