AYOJAKARTA.COM – Kabar gembira bagi penerima bantuan social (bansos) Program Keluarga Harapan (BPNT) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Karena ada bantuan tambahan berupa bantuan pangan yang rencananya akan dicairkan jelang Ramadan tahun 2023 ini.
Bantuan ini merupakan bantuan pangan seperti beras, telur dan ayam yang diperuntukan bagi KPM PKH dan BPNT yang masuk dalam desil terbawah.
Baca Juga: Terbaru! Ini Link Nonton Boruto Eps 291 Full 23 Menit Sub Indo
Yang ada dalam Data Terbaru Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Yaitu dalam acara Kick-Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) tahun 2023 yang dilakukan secara virtual pada Minggu (5/3/2023).
Dalam bahasannya, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan beras dan bantuan telur serta ayam selama tiga bulan.
Baca Juga: LPSK Sebut Keputusannya soal Perlindungan Terhadap Richard Eliezer Bisa Dianulir, Asalkan….
“Pemerintah kemarin telah memutuskan bahwa akan memberikan bantuan beras selama tiga bulan, demikian pula untuk bantuan telur dan ayam,” ujarnya dikutip ayojakarta.com melalui YouTube Bank Indonesia, Senin (12/3/2023).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyebutkan bahwa bantuan tersebut sedang diatur regulasinya. Bantuan tersebut akan diberikan pada keluarga yang mendapatkan PKH dan BPNT.
“Ini sedang diatur regulasinya, akan diberikan dalam bentuk tiga bulan, terutama kepada desil yang mendapatkan PKH dan BPNT,” imbuhnya.
Ia mengingatkan bahwa sebelumnya akan ada survey terlebih dahulu pada masyarakat terkait perekonomian keluarga yang akan dilaksanakan pada bulan Maret ini.
Dengan adanya program ini diharapkan agar bisa menahan inflasi sehingga kemiskinan di Indonesia tidak meningkat nantinya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyebut bahwa bantuan pangan ini kemungkinan akan dilaksanakan pada alokasi bulan Maret, April, dan Mei tahun 2023.
“Kami mengingatkan bahwa bulan Maret ini aka nada survei terkait dengan kemiskinan, sehingga tentu diharapkan kita bisa menahan inflasi agar kemiskinan tidak meningkat,” kata Airlangga Hartarto.
“Bantuan sosial ini akan dilaksanakan di bulan Maret, April, dan Mei,” imbuhnya.
Untuk penyalurannya dimungkinkan menjelang Ramadan tahun 2023, untuk membantu masyarakat khususnya yang masih dalam garis kemiskinan bisa sedikit membantu kebutuhan jelang hari raya.
Airlangga Hartarto juga menyebut bahwa ada alasan lain diberikannya bantuan ini mengingat akan ada produksi beras yang meningkat di bulan Maret dan April.
Sehingga bisa membantu kesejahteraan para petani memaksimalkan panen raya agar harga tetap stabil.
Adanya harga beras yang tinggi tersebut diharapkan para masyarakat bisa terbantu mengingat menjelang bulan Ramadhan dan lebaran harga bahan pokok lainnya biasanya meroket.
Sehingga nantinya jumlah dan harganya tetap terjamin dan terjaga stabilitasnya.***