Ekonomi

Jelang Ramadan, Ibu-ibu Berbondong Beli Beras Murah Rp8.500 Per Kilo di Operasi Pasar Murah Bandung

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Minggu 12 Mar 2023, 18:46 WIB
Suasana Antrian Beras Murah di Bandung


AYOJAKARTA.COM - Menjelang bulan Ramadan, diketahui harga bahan pokok masih cenderung naik di pasaran termasuk harga beras.

Namun, Pemerintah Kota Bandung mengadakan operasi beras murah dengan kualitas medium yang disebut dengan paket beras medium.

Tak heran jika sejumlah ibu-ibu rela antri demi mendapatkan beras dengan harga murah yang dibanderol seharga Rp8.500 per kilogram sementara di pasaran masih mencapai kisaran harga Rp13.000 per kilogram.

Baca Juga: LPSK Cabut Perlindungan Richard Eliezer, Susno Duadji Minta untuk Lihat Isi Surat Perjanjian: Jangan Kayak...

Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube METRO TV diketahui masyarakat rela antri demi beras medium dengan harga murah.

Tepatnya di daerah Cigondewah Kaler, Bandung, Jawa Barat mengadakan operasi beras murah berkualitas medium.

Diketahui operasi pasar murah yang diadakan Pemerintah Kota Bandung ini berjalan sepekan menjelangnya bulan Ramadan.

Ratusan ibu-ibu rela antri panjang demi mendapatkan beras kualitas medium dengan harga yang murah.

Baca Juga: Viral! Curhat Seorang Wanita Bagikan Kisahnya Saat Nonton Konser BLACKPINK, Masa Penonton VIP Malah...

Diketahui harga beras di pasaran belum juga turun, dengan adanya operasi pasar murah ini akan sangat membantu masyarakat.

Dalam operasi pasar murah tersebut bahwa harga beras kualitas medium itu hanya senilai Rp85.000/10kg.

"Rp8.500/Kg, kalo di pasaran Rp13.000 paling murah, yang bagus Rp14.000," ujar Imas sebagai masyarakat yang ikut antri.

Baca Juga: Gak Nyangka! Ternyata Irish Bella Pernah Dimarahi Saat Syuting Sinetron Peran Ini, karena Apa?

Dengan adanya operasi beras murah ini dapat sangat membantu masyarakat, dimana jelang bulan Ramadan harga bahan pokok masih naik.

"Membantu, meringankan, mengurangi resiko, kan sekarang cari uang susah, ada beras murah, itu sangat membantu," tutur Imas.

"Kalo boleh dapet lagi, bisa buat stok," sambungnya.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Jinan Vania Barizky